Halalbihalal, Nun Alex : Hidup itu harus memiliki pegangan agar tidak tersesat

GENGGONG: “Tanamkanlah dan kobarkan api semangat, bila kalian dalam setahun ini masih belum mencapai target harapan keinginan, hendaknya tahun ini diperbaiki untuk menggapai harapan-harapan yang tertunda, tujuan –tujuan yang mulai diharapkan kalian, gapailah di tahun ini” begitulah pesan Nun Hassan Ahsan Malik saat mengisi halalbihalal bersama keluarga besar Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong, Senin (17/06/2019) tadi pagi.

Nun Alex juga menyampaikan dalam mencari ilmu, seyogyanya untuk mengumpulkan sanad keilmuan dari satu guru bersambung sanad kepada guru dan kepada guru yang lain atas  semangat juangnya yang begitu luar biasa karena untuk memiliki bekal hidup, agar hidup tidak tersesat. “hidup itu harus memiliki pegangan agar tidak tersesat, tentunya kita harus meniru perjalanan mereka (guru) di dunia ini, jika kita berpegangan pada guru, niscaya kita akan dituntun oleh Allah Subhanahu wata’ala”.ujarnya kepala MA Zainul Hasan 1 Genggong.

Halalbihalal tahun 1440 H/2019 M ini berlangsung di dua tempat, untuk santri putra berada di halaman P5 (Panitia Pembangunan Proyek Pendidikan Pesantren Zainul Hasan-red), sedangkan santri putri diselenggarakan di Halaman Kantor PIP (Pusat Informasi Pesantren-red) Zainul Hasan Genggong.

Acara yang diakhiri dengan berjabat tangan dan saling bermaafan itu dihadiri oleh Kepala Madrasah K.H. Ahsan Maliki, S.Sy, K.H. Ahsan Habibifillah,S.Pd (Nun Alba), pimpinan, karyawan dan segenap dewan guru bersama santri MA Zainul Hasan 1 Genggong berjalan dengan khidmat. (dra)

Osis MA ZAHA 1 Genggong Sebarkan Takjil, Ini Komentar Pengendara Motor yang Melintas

GENGGONG : Di saat santri Pesantren Zainul Hasan dijemput oleh orang tuanya untuk liburan pesantren, Osis Putri MA Zainul Hasan 1 Genggong masa khidmat 2018-2019 kembali mengadakan kegiatan memburu pahala di bulan suci Ramadhan 1440 H.

Selain melaksanakan kegiatan khotmil Qur’an, osis yang dipimpin oleh Izzatun Nauly juga mengadakan tebar sedekah kepada umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa, salah satunya adalah membagi-bagikan takjil kepada pengguna jalan yang melintas di depan pintu gerbang Pesantren Zainul Hasan Genggong. Rabu, (15/05/2019) tadi sore.

Izzatun Nauly Ketua osis putri mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda yang telah ditetapkan pada program osis di saat rapat kerja dan sesuai dengan petunjuk Pembina osis, selain itu, kegiatan ini merupakan program akhir dalam masa amanah sebagai pengurus osis.” Alhamdulillah, diakhir jabatan ini, kami menunaikan sedekah di bulan suci, semoga pengabdian kami diridhoi oleh Allah,” harapnya.

Izza panggilan akrabnya menyebutkan bahwa bingkisan takjil yang diberikan sebanyak dua ratus lebih berupa makanan snack, minuman segar dan sebagian nasi,” Sumber dananya ini berasal dari dana kas serta laba kegiatan bazar karya santri  kemarin, “ tuturnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 15.00 Wib itu sempat diguyur hujan, namun pengurus osis dan pembina tidak berhenti untuk memberikan takjil, sehingga mendapat antusias dari pengguna jalan yang melintas di jalan raya, tepatnya di depan pintu gerbang pesantren. Dia (pengendara-red) menuturkan bahwa dengan adanya pembagian takjil ini, maka bulan ibadah puasa terasa dibandingkan dengan bulan lainya.

“ Alhamdulillah, terima kasih ya, semoga Allah membalasnya dengan yang lebih besar. Saya harap kegiatan ini tiap tahun dilakukan, karena dengan adanya pembagian takjil ini, bulan puasa sangat terasa daripada bulan-bulan lainya, ini juga merupakan syiar Islam dan pesantren dalam bersedekah,” ujar pengendara yang tidak mau disebutkan namanya.

Sementara ustadzah sohihah berharap agar kagiatan sosial osis ini selalu dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian kepada orang lain,” Tahun-tahun sebelumnya kami melaksanakan buka bersama dengan anak yatim, namun tahun ini kami mencoba memberikan takjil kepada para pengguna jalan ini, semoga semuanya bernilai ibadah,” harap Pembina osis MA Zainul Hasan 1 Genggong saat membagikan takjil tadi sore.(dra)

90 Santri MA ZAHA Gelar Tasyakkuran Tahtiman Alfiyah Ibnu Malik 1002 Bait

GENGGONG: Pesantren Zainul Hasan Genggong adalah salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Jawa Timur Berdirinya lembaga ini jauh sebelum Indonesia merdeka yaitu tepatnya pada tahun 1839 M di Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Profinsi Jawa Timur

Pesantren yang sudah mengalami 4 estafet kepemimpinan, mulai K.H. Zainal Abidin, K.H. Moh. Hasan, K.H. Hasan Saifouridzall hingga generasi ke empat K.H. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, SH, MM ini, hingga kini (2019) tidak hilang jati dirinya sebagai pesantren salaf sejak awal berdirinya.

Terbukti, Pada hari Sabtu, (04/05/2019) Pondok Putri Pesantren Zainul Hasan Genggong mengadakan Tasyakkuran Tahtiman Alfiyah ibnu malik 1002 karya Syekh Muhammad bin Abdullah bin Malik Alandalusy.

Acara yang dimulai sekira pukul 20.30 Wib itu diikuti oleh 90 santriwati yang berasal dari pendidikan Madrasah Aliyah Program Ilmu Agama Islam (IAI) kelas X dan XI dan didampingi oleh dewan asatidzah pengurus Pesantren Zainul Hasan Genggong.

Ustadzah Khazinatul Waritsah Pembina kegiatan pondok putri MA Zainul Hasan 1 Genggong mengatakan bahwa acara tersebut diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas nikmat yang telah dimudahkan dalam menghafalkan karya monumental Imam Malik itu.

“ Alhamdulillah, kegiatan ini kami laksanakan setiap tahun, dengan adanya kegiatan ini, berharap santri yang masih belum hafal agar termotivasi untuk menghafalkan,” harap ustadzah yang berasal dari Kecamatan wangkal, Kabupaten Probolinggo.

Menurutnya, sebelum dilakukan do’a bersama, para santriwati melakukan lalaran bersama ( membaca nadhom bersama) dengan lagu kesukaan mereka, sehingga para santriwati mudah dalam menghafal,” Perjalanan panjang mereka dalam menghafal ini, patut diapresiasi sehingga mereka akan pelopor bagi santri yang lain dalam menghafal,” tuturnya sembari tersenyum. (Hendra)