PLM 2016 MA. ZAHA 1 GENGGONG BERLANGSUNG KHIDMAH

Genggong:  Sesuai dengan Juknis PERMENDIKBUD No. 18 tahun 2016, Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong melaksanakan kegiatan Pengenalan Lingkungan Madrasah (PLM) MA. Zainul Hasan 1 Genggong Tahun 2016 dengan tema “Menuju santri yang cerdas, disiplin, dan berakhlakul karimah.”

Kegiatan yang berlangsung sejak kemarin, senin, 25/7 ini diikuti oleh seluruh calon santri Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong hingga tiga hari kedepan dengan dimulai sejak pukul 06.00 Wib hingga 15.25 Wib.

Acara pembukaan kegiatan Pengenalan Lingkungan Madrasah tersebut dibuka dan diresmikan oleh Almukarrom KH. Ahsan Maliki, S.Sy selaku kepala madrasah dengan mengalungkan Id Card secara simbolis kepada peserta Pengenalan Lingkungan Madrasah (PLM) MA. Zainul Hasan 1 Genggong Pajarakan Probolinggo.

Dalam sambutannya, beliau banyak memberi pesan dan motivasi bagi calon santri MA. Zainul Hasan 1 Genggong. “ Gapailah cita-citamu setinggi langit, karena di dunia ini seluruh orang tua menginginkan anaknya menjadi orang sukses”. Ujarnya kepala Madrasah yang penuh semangat sambil mengangkat tangan.

Beliau, Nun alex sapaan akrabnya  juga mengharapkan lewat kegiatan ini, para calon santri MA. Zainul Hasan 1 Genggong itu lebih bersemangat untuk menjadi pribadi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan memanfaatkan waktu dengan baik dalam menimba ilmu Allah di madrasah dan pesantren pada umumnya.  .

Setelah Kegiatan pembukaan pengenalan lingkungan madrasah, para peserta kegiatan kembali ke ruangan utama, yaitu Gedung Attachriliyah lantai 3 dengan  dilanjutkan pemberian materi oleh pemateri yang telah ditunjuk panitia kegiatan.

Adapun pemateri pertama tentang pengenalan Pesantren, yang disampaikan oleh Nun Ahsan Qomaruzzaman, S.Pdi atau lebih akrab dipanggil Nun Aka. Sedangkan materi pengenalan Madrasah disampaikan oleh KH. Ahsan Maliki, S.Sy selaku kepala Madrasah.

Ada Nuansa Berbeda

Pengenalan Lingkungan Madrasah merupakan kegiatan yang diadakan oleh Madrasah untuk memberikan informasi, pembekalan dan pembinaan kepada calon santri baru di MA Zainul Hasan 1 Genggong sebelum mereka melaksanakan kegiatan belajar di madrasah. Kegiatan ini, jika pada tahun-tahun sebelumnya disebut dengan Masa Orientasi Santri Baru (MOSBA), tapi untuk tahun pelajaran 2016-2017 ini menggunakan nama Pengenalan Lingkungan Madrasah disingkat PLM. Hal ini karena mengikuti petunjuk yang diatur  oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan  melalui Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 dan diundangkan pada tanggal 6 Mei 2016.

Termasuk juga, nuansa berbeda bisa diketahui dari proses pelaksanaan PLM ini, mulai dari kepanitiaan sampai pada materinya. Untuk panitia pelaksana, sesuai dengan petunjuk dari Permendikbud dalam Pasal 5 ayat 1 item a disebutkan bahwa perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan hanya menjadi hak guru. Oleh karenanya, panitia PLM di MA ZAHA 1 ini langsung ditangani oleh para Asatidz, terutama Panitia Bidang PLM dalam struktur Kepanitiaan Penerimaan Peserta Didik Baru MA Zainul Hasan 1 Genggong. Dan bertindak sebagai Koordinator bidang PLM tersebut adalah Ustadz Bambang Dwi Mulyadi, S.Pd. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang menjadi perencana dan penyelenggara adalah Pengurus OSIS. Perubahan ini juga untuk menghindari perpeloncoan para senior dan kegiatan yang tidak bermanfaat.

Dalam kegiatan ini, untuk calon santri putera dibagi menjadi 10 kelompok, dan masing-masing kelompok terdiri dari 10 sampai 11 peserta, begitu pula di puteri dibagi menjadi 10 kelompok, namun peserta setiap kelompok terdiri dari 15 sampai 19 peserta. Pembagian kelompok ini untuk memudahkan dalam proses pembinaan dan pelaksanaan diskusi kelompok.

Dalam setiap harinya, selama pelaksanaan PLM dalam tiga hari ini, sebelum  pemberian materi, panitia menyiapkan waktu untuk pelaksanaan shalat dhuha bersama di Aula Madrasah. (*Al/Hend)

Pajarakan : Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong, hari ini telah selesai melaksanakan tes penerimaan santri baru. Tes tersebut dilaksanakan sejak kemarin 24/5 dan selesai kamis 25/5 sebagai rangkaian dalam pelaksanaan penerimaan santri baru. Adapun materi tes yang harus dikerjakan oleh para calon yang masuk pada 3 jurusan yaitu IPA-IPS dan IAI adalah sebagai berikut ; IPA dasar, Matematika,  Ilmu sosial dasar, Ilmu Nahwu- shorof . Selain materi  tersebut,  panitia juga melakukan tes wawancara, baca kitab dan baca Al Quran.  Adapun calon santri baru yang telah mengikuti tes bagi pendaftar gelombang 1 dan 2 sebanyak 282 sedangkan yang masih belum mengikuti tes sebanyak 43 calon santri. Mengenai jumlah pendaftar pada ajaran tahun 2015-2016 ini sebanyak 325. Semoga mereka yang belajar di MA Zainul Hasan 1 Genggong Pesantren Zainul Hasan Genggong diberi kecerdasan dan keberhasilan serta ilmu yang bermanfaat. Begitu juga, semoga kepala Madrasah, pimpinan, staf dan dewan asatidz-astidzah diberikan kesehatan dan keberkahan dalam meladeni santri.  (Senyum-1100)

Wisuda Perdana Prodistik MA ZAHA 1 Genggong

Siapkan Lulusan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi

PAJARAKAN-MA Zainul Hasan I Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo sukses mewisuda angkatan perdana Program Pendidikan Setara D-1 Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Prodistik), Sabtu, (28/02). Ditahun pertamanya itu, ada sebanyak 57 siswa atau santri dari putra dan putri yang diwisuda. Acara wisuda sendiri digelar di GOR Pesantren Zaha Genggong, dengan dihadiri para pengasuh Pesantren setempat, para wali murid dan tim Prodistik ITS Surabaya. Yakni, Dr. Hozairi, M.MT dan Dr. Heru Laksono, M.MT. Serta, kepala biro pendidikan pesantren Zainul Hasan Genggong, Dr. Abd Aziz Wahab, M.Ag, perwakilan dari Kemenag dan Dispendik Kabupaten Probolinggo.

Kepala MA Zaha 1 Genggong, KH. Ahsan Maliki, S.HI mengatakan, Prodistik yang bekerjasama dengan ITS Surabaya itu sudah ada sejak 2012 di MA Zaha 1 Genggong. Dimana pada saat itu, MA Zaha 1 Genggong merupakan satu satunya madrasah swasta di Jawa Timur yang membuka Prodistik. “Penguasaan teknologi dan komputer merupakan tuntutan zaman. Sehingga dengan adanya Prodistik ini, siswa memiliki keahlian dibidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang bisa memberikan keyakinan dan kepastian kepada wali santri akan masa depan putra putri mereka,” katanya.

Untuk mendukung program tersebut, hingga saat ini MA Zaha 1 Genggong telah mendirikan gedung Prodistik yang memiliki 6 ruangan, masing masing ruangan dilengkapi dengan 20 unit komputer dan LCD proyektor, serta 1 ruangan ber-AC. “Program ini adalah solusi pendidikan hemat dan berkualitas dalam menghadapi persaingan dunia kerja. Serta, menyiapkan SDM yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan agama dan umum, namun, juga menguasai TIK. Sehingga, ketika ada siswa yang tidak melanjutkan kuliah, mereka sudah memiliki keahlian sesuai kebutuhan dunia kerja,” tambah Gus Alex nama panggilannya.

Sementara itu, Dr. Hozairi, M.MT dari ITS Surabaya mengaku sangat mengapresiasi MA Zaha 1 Genggong yang telah berhasil mendidik, mencetak dan meluluskan angkatan perdana Prodistik tahun ini. Ia berharap, MA Zaha 1 Genggong terus mengembangkan program tersebut. “Sehingga mampu menjawab tantangan dan kebutuhan zaman, utamanya dibidang TIK. Tanpa melupakan visi dan misi pesantren Genggong. Semoga bisa terus berkarya untuk perkembangan program ini,” ujarnya dalam sambutannya.

Mariya Kusuma Dewi akhirnya menjadi wisudawan prodistik terbaik dengan nilai IPK 3, 85. Sementara Rodiea Toezzahro menjadi wisudawan dengan tugas akhir (TA) terbaik. Yakni, dengan judul TA,“Pembuatan Desain Rumah Minimalis Menggunakan Google Sketch Up 2013”. (*

Pemilihan ketua Osis Masa khidmat 2014-2015

PAJARAKAN- Pemilihan ketua OSIS putri MA Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, masa khidmat 2014-2015 digelar Selasa (2/9) siang. Hasilnya, Faiqotun Nazila siswa kelas XI IPA1, menang telah dengan 163 suara.
Perolehan suara Faiqotun, disusul oleh Rizkiyah dari kelas XI IPS1 yang mendapatkan sebanyak 101 suara. Berikutnya, ada Hafifatur Rafiah dari kelas XI IPS II yang berhasil mengantongi 68 suara. Dukungan tertinggi ke empat diperoleh oleh Nurul Istiqomah dari kelas XI IAI dengan 56 suara.
Sedangkan Kartini Kusuma Dewi dari kelas XI IPA1, mendapatkan dukungan 23 suara; Risalatin Nisak, teman sekelas Kartini Kusuma Dewi mendapatkan 14 suara. Shofia Naisa dari kelas XI IPA II, hanya dapat 13 suara. Disusul teman sekelasnya, Titik Muzayanah yang mendapatkan 7 suara; dan Nurul Kholidia 4 suara.
Berikutnya, ada Khomsiah dari kelas XI IPS II dengan 3 suara; dan paling buncit dihuni oleh Nur Khofifah, yang juga dari kelas XI IPS II dengan 2 suara. Sedangkan suara yang tak ada 34 suara. “Pelantikan, insya Allah akan dilaksanakan pekan keduan bulan ini,” ujar Moh. Hendra. (*)MA. ZAHA 3