Santri baru MA ZAHA dibekali trik cerdas menggunakan medsos

GENGGONG: Pagi yang cerah dengan sapaan matahari hangat masih terus mengiringi semangat, senyum dan langkah pasti dari para peserta dan panitia mosba pada hari ini. Tepat pada hari ke 3 pelaksanaan mosba yakni pada hari Rabu, 18 Juli 2018 kesiapan mereka tetap nampak pada raut wajah mereka masing-masing, terbukti dari keistiqomahan dan kedisiplinan para peserta dalam mengikuti setiap agenda yang telah panitia tetapkan. Syair-syair nadhom dan sholawat yang beralun dalam pendengaran menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami, karena pada nyatanya santri baru, panitia OSIS dan PPDB masih ditakdirkan untuk memulai hari ini dengan hal yang positif, yaitu kegiatan sholawat dhuha berjamaah dan pembacaan sholawat nariyah yang dilaksanakan tepat pada pukul 06.30 Wib pagi.

Pemuda adalah pemegang estafet bangsa yang memberikan faktor terbesar bagi pertumbuhan bangsanya, sebagaimana yang soekarno katakan satu orang pemuda saja bisa mengguncangkan dunia dan seisinya. Oleh karena itu pada hari ke 3 MOSBA ini para santri baru akan diberi wawasan seputar tantangan pemuda pada zaman yang sangat modern ini. Mereka akan diberi dasar pemikiran untuk dapat berfikir sehat, bertindak positif dan beraksi nyata. Pukul 07:30 para santri baru mulai mengikuti wawasan seputar bahaya narkoba yang langsung diisi oleh Dia Novita Ayuningtiyas seorang anggota polwan sektor Probolinggo. “ teruslah menambah ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa. Karena dengan dasar taqwa akan teaplikasikan perbuatan-perbuatan positif “ tutur Kak Dia.

Zaman dengan pembangunan dan kecanggihan yang sangat pesat ini, bukan menjadi masalah yang mengkhawatirkan bagi MA Zainul Hasan Genggong. Madrasah Aliyah selalu mempunyai kiat-kiat untuk menjadi madrasah yang unggul namun tetap memegang nilai-nilai keagamaan. Terbukti pada hari ini, wawasan pengunaan medsos yang bijak disampaikan kepada segenap santri baru MA Zainul Hasan 1 Genggong. Yang disampaikan langsung oleh kepala Biro Kominfo Pesantren Zainul Hasan Genggong, Nun Hassan Ahsan Malik yang juga memegang amanah sebagai kepala MA Zainul Hasan 1 Genggong. Beliau begitu logis memberikan pandangan-pandangan terkait media sosial. Pada kesempatan kali ini, beliau juga memaparkan secara meluas terkait prinsip dan langkah-langkah hebat yang bisa dilakukan untuk menjadi pengguna medsos yang cerdas dan bijak serta dapat mengambil dan meraih begitu banyak manfaat yang besar dibalik medsos.

Setelah peserta MOSBA mendapatkan wawasan dari para narasumber yang sesuai dengan bidangnya, panitia PPDB dan OSIS mengajak para peserta MOSBA untuk bermain bersama sebelum kegiatan hari ini berakhir. Permainan yang disediakan panitia berhasil mengundang gelak tawa bahagia dari peserta MOSBA. Para peserta pulang dalam keadaan ceria dan tentunya hari ini menjadi hari yang bermanfaat bagi mereka. Osis/dra.    

Hari ke-2 MOSBA 2018, Semangat Memuncak

GENGGONG: Memasuki hari kedua, Selasa 17 Juli 2018 para peserta MOSBA tetap mengikuti rangkaian kegiatan dari pagi seperti biasa. Memulai hari dengan registrasi peserta, sholat dhuha berjamaah ,dan apel pagi bersama panitia. Hanya saja, pagi ini akan ada beberapa kegiatan yang berbeda dengan kemarin.

Kegiatan hari ini benar-benar indoor, para peserta akan diberikan beberapa pemaparan seputar kepesantrenan, kesiswaan dan beberapa selingan yang diisi dengan permainan dan pengenalan atau pelatihan lagu mars pesantren dan madrasah yang bertujuan agar para peserta MOSBA tidak merasa jenuh selama kegiatan hingga siang nanti.

Tepat pukul 07:30, Ustadz Ahmad Taufiq selaku wakil kepala madrasah bidang Humas memaparkan info kepesantrenan secara meluas, mulai dari sejarah awal bedirinya pesantren, kekhalifahan yang sudah berubah sebanyak 4 kali hingga sekarang, dan berbagai tingkat lembaga di bawah nangungan Pesantren Zainul Hasan Genggong dengan prestasi masing-masing. Para peserta mendengarkan secara seksama dan sesekali mencatat point-point yang dianggap penting dengan menggunakan buku dan alat tulis yang telah disediakan oleh panitia

Hari ini, Madrasah Aliyah kedatangan tamu spesial, sesaat setelah Ustadz taufiq selesai memaparkan informasi seputar kepesantrenan, ustadz Dr Abdul Aziz Wahab M.Ag selaku Kepala biro pendidikan pesantren menyempatkan diri menghadiri kegiatan MOSBA hari ini di lantai 3 gedung at-Tachriliyah untuk menyampaikan motivasi dan tips menjadi santri atau pelajar sukses, beliau menggunakan waktu sekitar 30 menit untuk menceritakan pengalaman hidupnya selama di Genggong, pendapatnya tentang pemuda masa kini, memotivasi peserta untuk terus belajar menjadi santri yang berprestai dan berakhlaq yang baik, benyanyi bersama, dan sesekali beliau mengingatkan para peserta tentang begitu mulia dan besarnya jasa orang tua dan guru, kalimat-kalimat beliau berhasil memotivasi dan meningkatkan semangat mereka menjalani masa nyantri, bahkan tidak sedikit dari mereka yang terharu dan menetaskan air mata akibat terhipnotis dengan kata-kata ketua umum DPP Tanaszaha ini.

Kegiatan dilanjutkan dengan informasi seputar kesiswaan yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zaini Zainuri S.HI selaku wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, beliau memaparkan lengkap kode etik santri, tata tertib santri MA Zainul Hasan dan berbagai sarana pengembangan bakat diri yang disediakan sebagai jembatan bagi santri yang ingin menggali lebih dalam potensi yang dimiliki. “khusus tahun ini, pengembangan bakat santri yang pihak madrasah sediakan berbasis AKSIOMA (Ajang Kreasi Santri MAdrasah) dengan tujuan untuk mempermudah pengutusan santri dalam mengikuti event atau lomba yang diadakan tingkat kabupaten maupun provinsi. Apapun bakat dan kemampuan yang kalian ingin gali, kami siap mendukung! Kami siap menyediakan sarana yang mempermudah langkah santri mencapai mimpinya! Saya pastikan, pilihan kalian untuk masuk MA ZAHA tidak salah! Kalian tidak akan kecewa!” tutur ustadz yang akrab disapa Ustadz Zain ini.

 Sebagai selingan, para panitia mengajak peserta untuk menyanyikan yel yel bersama, menyanyikan lagu mars pesantren dan madrasah serta bermain game. Setelah suasana mencair  dan peserta siap menerima materi lagi, kegiatan di lanjutkan dengan info program studi yang disampaikan oleh Ustadz Sholihin, M.HI dan Ustadz Muhibbul Firdaus, S.Pd.I . Beliau dipercaya untuk menyampaikan informasi seputar program studi dan program unggulan MA Zainul Hasan. Osis/dra.

Nun Alex, Mosba 2018: Tata niat dengan baik

GENGGONG: Memulai hari dengan sesuatu yang positif menjadi hal yang berusaha selalu diistiqomahkan setiap hari selama kegiatan Mosba berlangsung, kegiatan yang sudah dibiasakan sejak dulu ini tetap dilestarikan hingga saat ini. Tepat pukul 06:00 seluruh peserta MOSBA melaksanakan kegiatan sholat dhuha berjama’ah di lantai 3 gedung At-Tachriliyah. Selain itu juga telah dibacakan sholawat nariyah sebanyak 346 kali yang dibacakan oleh peserta MOSBA untuk memulai rangkaian kegiatan hingga sore nanti.

Perjuangan melawan terik panas matahari tidak mengurangi semangat mereka untuk terus mengikuti rangkaian kegiatan hari ini. Mereka mengikuti acara pembukaan MOSBA bersama panitia PPDB dan OSIS dengan sangat khidmat. Kedisiplinan dan kekonsistenan para peserta MOSBA dapat dilihat dari ragam warna kerudung yang mereka kenakan, masing masing kelompok, tampak kompak dengan warna yang seragam sesuai ketentuan yang telah di tetapkan panitia OSIS

Hentak langkah kaki para peserta MOSBA menjadi alunan irama tersendiri yang menghiasi suasana di halaman pesantren pagi ini. Semangat mereka tak akan tertandingi dengan rasa lelah yang mereka rasakan, meskipun sekian lama mengikuti pembukaan MOSBA dan harus langsung beranjak pada kegiatan selanjutnya, yakni PBB (Pelatihan Baris Berbaris). Panitia sengaja mengundang bapak Syahri Romadlon yang merupakan anggota TNI koramil Pajarakan sebagai pembina kegiatan tersebut.

Setelah melaksanakan 2 kegiatan outdoor, para peserta diajak untuk menempati kembali lantai 3 gedung at-Tachriliyah untuk mengikuti kegiatan indoor yang diisi langsung oleh kepala Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong Nun Hassan Ahsan Malik yang juga merupakan ashabul bait pesantren ini dipandang mampu menyampaikan wawasan kepesantrenan secara global, baik dari latar belakang pesantren sendiri atau cikal bakal dan latar belakang MA Zainul Hasan.  Sambutan hangat dari kepala madrasah tergambar dari motifasi dan solusi yang beliau berikan kepada peserta MOSBA. Beliau juga menghimbau para peserta MOSBA untuk menata niat sebelum melangkahkan kaki lebih jauh. “ Kalian mencari ilmu disini tata niat dengan baik,” pungkasnya.

Acara berakhir pukul 13:00 Wib dengan diakhiri makan bersama yang bertujuan untuk menambah rasa kekeluargaan antar peserta MOSBA dengan harapan perbedaan program yang ada tidak menjadi alasan terjadinya perpecahaan, namun seharusnya menjadi ajang pemicu semangat mereka untuk terus berjuang dan berkarya membawa nama baik Madrasah Aliyah Zainul Hasan sebagai madrsah yang mumtaz hebat bermartabat. Osis/dra.