MATSAMA MADRASAH ALIYAH 2017

Genggong – Selasa, 18 juli 2017. Hari pertama MATSAMA (Masa Ta’aruf Santri Madrasah) MA ZAHA 1 Genggong dibuka dengan apel pembukaan yang dilaksanakan di lapang P5 halaman MA ZAHA 1 Genggong. 

Apel pagi ini diikuti oleh seluruh peserta MATSAMA yang telah di bagi menjadi 14 kelompok. Panitia MATSAMA yang terdiri dari beberapa dewan Asatidz dan OSIS PUTRA MA ZAHA 1 Genggong juga sudah menempati lokasi acara. Apel pembukaan dipimpin langsung oleh Adiburrahman selaku pemimpin apel dan Ustadz Saiful di tunjuk sebagai Pembina apel, mewakili Kepala Madrasah. 

Dalam amanah beliau, Ustadz Saiful mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta MATSAMA  di MA ZAHA 1 Genggong. Beliau juga mengintruksikan kepada semua peserta apel untuk mengerjakan hal-hal yang positif di tahun ajaran baru ini dengan meninggalkan semua kebiasaan buruk dan berlomba-lomba untuk meraih prestasi. Beliau juga menjelasakan mengenai tujuan diadakan MATSAMA adalah untuk mendidik santri baru MA ZAHA 1 Genggong untuk menjadi santri disiplin dan berakhlak yang baik. Dan di akhir sesi beliau membuka secara resmi MATSAMA MA ZAHA 2017 dengan ucapan basmalah di iringi semangat serentak dari peserta MATSAMA. Selesai amanah pembina apel kemudian acara di lanjutkan dengan penyematan tanda peserta yang diwakili oleh perwakilan dari masing-masing kelas yang disematkan langsung oleh pembina apel. Apel pembukaan MATSAMA diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Taufik SAg. (Adm) 

MA ZAHA 1 Genggong, Juara I Festival Sejuta Doa-Harapan Kategori Video

Kraksaan: Festival sejuta Doa dan Harapan gelaran diskominfo Kabupaten Probolinggo, benar-benar klimaks, Kemarin (6/5), Pemkab Probolinggo telah menggelar penganugearahan pada 15 juara dari 3 kategori event hasil kerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo ini.

Masing-masing 5 pemenang dari kategori doa dan harapan melalui tulisan kertas atau surat, 5 pemenang kategori tulisan via media social (medsos), dan 5 pemenang kategori video yang dikirim melalui medsos. Para pemenang berhasil mengeliminasi ribuan peserta festival yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Probolinggo ke 271 ini.

Bangga: Bupati dan Wabup Kab.Probolinggo, bersama kepala madrasah  asatid dan santri MA. ZAHA 1 Genggong

Dari 3 kategori itu, kategori tulisan tangan atau surat menjadi yang paling banyak diikuti peserta. Sejak lomba digelar mulai selama april 2017, tercatat sekitar 5 ribu surat yang masuk ke meja panitia. Kemarin, penganugerahan ini digelar bersamaan dengan peresmian Kantor Bupati Probolinggo di jalan Panglima Sudirman, Kraksaan.

Kepala Diskomonfo Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo mengatakan, sangat mengapresiasi para peserta festival ini. Pihaknya pun berharap even kali pertama ini ke depan bisa digelar lagi. “Penganugerahan kepada para pemenang kami gelar bersamaan dengan peresmian Kantor Bupati Probolinggo agar dengan adanya doa dan harapan yang dikirim, peresmian Kantor ini lebih Berkah,” harapnya.

Selain, penganugerahan pemenang festival doa dan harapan, dalam kesempatan yang sama juga diserahkan hadiah pada Organisasi Perangkat Daerah ( OPD). Berupa, lomba menulis foto dan berita berupa tulisan tangan maupun dikirim melalui Medsos Diskominfo Kabprob.

Adanya festival Sejuta Doa –Harapan ini juga mendapat sambutan positif dari peserta. Juara I Festival Sejuta Doa-Harapan Kategori Video KH. Hassan Ahsan Malik atau yang lebih akrab disapa Nun Alex mengatakan, dengan adanya event ini menjadi pihaknya sebagai masyarakat Kabupaten Probolinggo, benar-benar merasa diperhatikan.

Do’a : Nun Hassan Ahsan Malik, saat membacakan doa

Dengan adanya festival ini, ternyata warga Kabupaten Probolinggo sangat peduli terhadap pemerintahanya dengan menitipkan doa dan harapanya kepada Pemkab Probolinggo. Semoga, Kabupaten Probolinggo semakin jaya dan berkah,” Ujarnya. //mhd

 

KETUM MUI DR KH. MA’RUF AMIN MENYERAHKAN PIALA JUARA 1 FILM PENDEK KEPADA MA. ZAINUL HASAN 1 GENGGONG

Pajarakan : Pesantren Zainul Hasan Genggong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo patut bersyukur, pasalnya kemarin malam Sabtu 25/03 Ketua Umum MUI Pusat  Dr. KH. Ma’ruf Amin menyerahkan piala juara 1 Lomba Film Pendek Antar Pesantren Se-Indonesia  kepada  KH. Ahsan Maliki, S.Sy selaku kepala Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong di Auditorium HM Rozyidi Gedung Kementerian Agama yang berada di jalan MH Thamrin, Jakarta.

Dalam Malam Anugerah Pemenang Lomba Film Pendek Antar Pesantren Se-Indonesia, Film berjudul ‘Diary Santri’menjadi pilihan terbaik 1, yangmana Dewan juri utama adalah Habiburrahman El Shirazy, Dani Sapawie dan Embie C. Noor, Selain itu, dewan juri memutuskan bahwa Sinta Wina Maryani sebagai  Sutradara Terbaik 1 yang mana, sinta ini masih duduk dibangku kelas XI IPS di MA. Zainul Hasan 1 Genggong

Adapun  Film Terbaik II jatuh pada film berjudul ‘A Light’ karya Pondok Pesantren Al Ikhlas Putri, Kuningan, Jawa Barat. Film Terbaik III jatuh pada film berjudul ‘Alif’, karya Pondok Pesantren Nurul Huda, Pring Sewu, Lampung.

Sedangkan Penulis Skenario Terbaik I diraih oleh Syahdan Asmara dari Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Banyuwangi, Jawa Timur, dengan judul film ‘Anna Dofatul Minal Iman’. Penulis Skenario Terbaik II diraih oleh M. Ardianysah dari Pondok Pesantren Al Taqwa, Depok, Jawa Barat, dengan judul filmnya ‘Singa-singa Peradaban’. Penulis Skenario Terbaik III diraih oleh Siti Nur Hikmah dari MTS Miftahul Khaer, Babakan, Sukabakti, Curug, Tangerang, dengan judul film ‘Tabungan Masa Akhir’.

Senang: Shinta Wina Maryani memegang piala Sutradara terbaik

Lomba Film Pendek Antar Pesantren Se-Indoneisa, merupakan rangkaian acara Festival Santri 2017 yang diselenggarakan oleh Komisi Pembinaan Seni Budaya Islam, Majelis Ulama Indonesia. Lomba film pendek tersebut telah dimulai sejak September 2016. Penerimaan karya dimulai pada Oktober 2016 dan berakhir 28 Februari 2017.

Selain  KH. Ma’ruf Amin, hadir pula dalam malam anugerah Pemenang lomba Film Pendek Antar Pesantren se-Indonesia diantaranya Dedy Mizwar dari insan perfilman, Habiburrahman El Shirazy, Dani Sapawie dan Embie C. Noor dan banyak lagi tokoh-tokoh perfilman, yaitu Syed Nur Faiz Khalid bin Syed Ibrahim (as direktur Les Copaque Production Malaysia). //mhd