Arsip Kategori: Kabar Madrasah

Bapak KanWil : MA ZAHA Hebat, MA ZAHA Bermartabat

Pajarakan, 03-Maret-2018. Menjadi bentuk kebanggaan tersendiri bagi santri MA yang telah berjuang memeras fikiran berbulan-bulan lamanya mereka berkompetisi dan bersaing dalam menghasilkan karya terbaiknya.. Hari yang ditunggu-tunggu kini telah tiba, tepat pada tanggal 03 maret 2018 dengan langkah penuh percaya diri dan harapan besar santri MA Zainul Hasan 1 yang berhasil menuntaskan persyaratan untuk dapat diwisuda, kini dapat berbangga hati, merekahkan senyumnya, menunjukkan bahwa perjuangan mereka tak boleh sia-sia. Kehadiran mereka pagi itu disambut penuh kebahagiaan oleh keluarga mereka masing-masing.

Gor Damanhuri Romli pagi itu telah menjadi saksi keberhasilan mereka. Gor itu di hias begitu megah bernuansa merah. Acara wisuda tahun ini terasa begitu sakral bagi 190 santri dari tiga program unggulan MA ZAHA yang diwisuda secara serempak.Tampak hadir dalam acara tersebut, Bapak Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama, tamu-tamu penting TIM dari ITS dan UIN Maulana Malik Ibrahim, segenap ashabul bait Pesantren Zainul Hasan dan para wali santri turut menyaksikan hari bersejarah itu. Program Tahfidz yang bekerja sama dengan Jam’iyatul Qurra wal Huffadz cabang Kraksaan untuk angkatan yang pertama mewisuda 6 santri penghafal al-Qur’an 25-4 juz dari putra dan putri, Program Prodistik yang bekerja sama dengan Institut Tekhnologi 10 November Surabaya mewisuda 113 mahasiswanya pada wisuda angkatan yang ke-4 ini, serta program Tahqiq yang bekerja sama dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, mewisuda 71 santrinya pada angkatan yang ke-2 ini. “Inilah salah satu bentuk apresiasi untuk santri berprestasi sesuai dengan bidangnya masing-masing, dan ini juga merupakan bentuk keberanian Kepala Madrasah untuk terus mengembangkan program-program unggulan yang dimiliki Madrasah Aliyah sehingga dapat mencetak generasi muda yang bermutu.’’ Tutur ustadz Muhibbul Firdaus selaku Ketua Panitia Wisuda

Tampak hadir dalam acara tersebut, Bapak Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama, tamu-tamu penting TIM dari ITS dan UIN Maulana Malik Ibrahim, segenap ashabul bait Pesantren Zainul Hasan dan para wali santri turut menyaksikan hari bersejarah itu. Program Tahfidz yang bekerja sama dengan Jam’iyatul Qurra wal Huffadz cabang Kraksaan untuk angkatan yang pertama mewisuda 6 santri penghafal al-Qur’an 25-4 juz dari putra dan putri, Program Prodistik yang bekerja sama dengan Institut Tekhnologi 10 November Surabaya mewisuda 113 mahasiswanya pada wisuda angkatan yang ke-4 ini, serta program Tahqiq yang bekerja sama dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, mewisuda 71 santrinya pada angkatan yang ke-2 ini. “Inilah salah satu bentuk apresiasi untuk santri berprestasi sesuai dengan bidangnya masing-masing, dan ini juga merupakan bentuk keberanian Kepala Madrasah untuk terus mengembangkan program-program unggulan yang dimiliki Madrasah Aliyah sehingga dapat mencetak generasi muda yang bermutu.’’ Tutur ustadz Muhibbul Firdaus selaku Ketua Panitia Wisuda sekaligus Kepala Program Unggulan Madrasah, Prodistik.

Berkat perjuangan keras yang dilakukan Kepala Madrasah dan kekompakan segenap keluarga besar Madrasah Aliyah sehingga dapat menjadikan madrasah aliyah mendapat apresiasi dan pengakuan langsung dari Kepala Biro Pendidikan Pesantren Zainul Hasan, Dr. Abdul Aziz Wahab, M.Ag. “MA Zainul Hasan merupakan tempat santri berprestasi, MA Zainul Hasan berhasil membawa nama baik Pesantren di kancah nasional melalui program prodistik yang pada tahun lalu berhasil menjuarai pembuatan film pendek yang dilaksanakan oleh MUI Pusat di Jakarta, selain itu program tahqiq juga membuktikan kecintaannya pada madrasah dengan menjadi juara umum dari 250 madrasah se-tapal kuda pada lomba muhibbul araby yang dilaksanakan oleh INZAH”. Tidak hanya itu, bahkan Bapak Drs H. Wayan Syamsul Bahri, M.Pd.I selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dalam orasi ilmiyahnya kemarin berkata : “MA Zainul Hasan adalah madrasah yang hebat bermartabat, jika banyak yang beranggapan bahwa Madrasah adalah lembaga pendidikan yang terpuruk, tapi MA Zainul Hasan mampu membuktikan bahwa madrasah mampu menghasilkan kader-kader penerus bangsa yang berkualitas sebagaimana madrasah yang sejatinya merupakan history of education di Indonesia, menepis anggapan tentang keterpurukan madrasah, MA Zainul Hasan memiliki program-program

Tidak hanya itu, bahkan Bapak Drs H. Wayan Syamsul Bahri, M.Pd.I selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dalam orasi ilmiyahnya kemarin berkata : “MA Zainul Hasan adalah madrasah yang hebat bermartabat, jika banyak yang beranggapan bahwa Madrasah adalah lembaga pendidikan yang terpuruk, tapi MA Zainul Hasan mampu membuktikan bahwa madrasah mampu menghasilkan kader-kader penerus bangsa yang berkualitas sebagaimana madrasah yang sejatinya merupakan history of education di Indonesia, menepis anggapan tentang keterpurukan madrasah, MA Zainul Hasan memiliki program-program zaman now yang tetap tidak menghilangkan esensinya sebagai madrasah.’’

Berkat kerja sama yang luar biasa dari panitia dan seluruh pihak madrasah, acara wisuda berjalan lancar dan mumtaz. (far\yam\ni) editor : Admin Madrasah

MA ZAHA 1 Genggong Mendapatkan Juara Lagi Di UNISMA

Genggong, 26/02/2018 – Alhamdulillah, seakan tak pernah merasa puas, kembali MA ZAHA 1 Genggong berhasil meraih Juara 2 lomba pidato Bahasa Arab. Pada tanggal 25 Februari siswa-siswi Madrasah Aliyah yang telahblolos seleksi dan terpilih untuk menjadi peserta berangkat menuju ke Malang untuk mengikuti lomba. Dan perjuangan mereka membuahkan hasil, MA ZAHA 1 melalui Ananda Jinani Fidausiyah As’ad kembali pulang membawa piala. Di tanya tentang pengalamannya saat itu, “Ketika tiba pengumuman pemenang juara lomba dies Natalis ke 37 di kampus UNISMA Malang, saya melihat di kanan dan kiri saya tidak ada pendamping, khawatir tidak mendapatkan juara…..”. Kenang Jinani Firdausiah As’ad.

Lomba ini diadakan sebagai perayaan hari jadi kampus Universitas Malang yang ke 37. Dari 242 peserta tingkat SLTA se Jawa Timur, khusus lomba pidato bahasa Arab yang terdiri dari 39 peserta saudari Jinani Firdausiah As’ad yang akrab dipanggil Dosi ini meraih juara 2.

Madrasah Aliyah sebagai lembaga pendidikan merasa berkewajiban mewadahi minat bakat yang dimiliki santri-santrinya. Melatih dan mendidik dan mengasah kemampuannya untuk meraih prestasi. Dosi (panggilan Akrab Jinani Firdausiyah) dapat membuktikan keberhasilannya.

“Waktu untuk mengikuti lomba di kampus UNISMA Malang ini begitu mepet, persiapan yang di lakukan para santri MA ZAHA bertepatan dengan pelaksanaan ujian yang diadakan oleh pihak Madrasah”. Kata Ustadz Deo A. Pramadhan selaku pendamping lomba.

Lomba yang dilaksanakan di Malang pada tanggal 24-25 Februari 2018 ini menghasilkan senyuman merekah bagi MA ZAHA, meski hanya bisa membawa pulang satu piala namun rona kebahagiaan tidak dapat tergambarkan. Saudari Jinani Firdausiyah As’ad yang berasal dari Bondowoso, saat ini masih duduk dibangku Kelas X program keagamaan di MA ZAHA. Upaya mengikuti lomba sudah di lakukan berkali-kali, namun baru 2 kali ini bisa membawa pulang piala. Lomba yang pertama juara 1 pidato bahasa Arab yang diadakan oleh Kampus INZAH Kraksaan dan yang kedua Juara 2 dalam perlombaan ini

Saudari Jinani Firdausiyah As’ad yang berasal dari Bondowoso, saat ini masih duduk dibangku Kelas X program keagamaan di MA ZAHA. Upaya mengikuti lomba sudah di lakukan berkali-kali, namun baru 2 kali ini bisa membawa pulang piala. Lomba yang pertama juara 1 pidato bahasa Arab yang diadakan oleh Kampus INZAH Kraksaan dan yang kedua Juara 2 dalam perlombaan ini.

Di tanya tentang keberhasilan anak didiknya, Kepala Madrasah sangat bangga dan tersenyum ceria, beliau berharap semoga Nanda Dosi tidak mengurangi semangatnya dalam meraih prestasi. “Alhamdulillah, sekali lagi kami yaqin keberhasilan kali ini tidak lepas dari kesungguhan Nanda Dosi dan Guru pendampingnya, dalam 1 bulan bisa meraih dua juara. Ini sesuatu yang wajib di syukuri. Kami ucapkan terima kasih kepada pihak terkait yang telah berkhidmah untuk mengawal anak-anak kita. Kami hanyalah pengabdi yang bisa berupaya mencarikan jalan untuk mereka.” Tutup Kepala Madrasah.

Penulis : Firmansyah Fuji Hardiono

Editor : Admin Madrasah

SIDANG TA PRODISTIK. SEKOLAH SAMBIL KULIAH DI MA ZAHA.

Pajarakan, – MA ZAINUL HASAN 1 GENGGONG kembali menguji kompetensi santrinya, kegiatan tersebut diadakan oleh program Prodistik MA ZAHA 1 Genggong yakni kegiatan Sidang Tugas Akhir. Sidang Tugas Akhir (TA) ini ditempuh selama 2 minggu atau 4 kali sidang, tertulis dimulai hari jumat tanggal 19 januari 2018 sampai pada tanggal 31 januari 2018, waktu pelaksanaannya hari jumat dan ahad.

Sigap : Mahasiswa Prodistik saat menjalankan Presentasi Sidang Tugas Akhir

Program Prodistik ini adalah salah satu program dari kampus ITS Surabaya yang bekerjasama dengan MA ZAHA 1 Genggong, Program Setara D1 ini membekali pengetahuan Ilmu Teknologi bagi siswa SLTA, salah satunya yang bekerja sama dengan MA ZAHA. Perkuliahan Prodistik di MA ZAHA telah sampai pada semester 5 para mahasiswa prodistik dilepas untuk bisa berkarya dengan sendirinya sesuai kemampuan yang dimilikinya. Pada program ini mahasiswa Prodistik bisa memilih salah satu dari empat jurusan, pertama, jurusan Multimedia, Desain Grafis, Animasi, dan Programming. Santri MA ZAHA selain menjadi santri yang memiliki bekal agama, juga diberi kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan di bidang IT

Santri MA ZAHA selain menjadi santri yang memiliki bekal agama, juga diberi kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan di bidang IT, dengan membuat inovasi-inovasi terbaru yang mampu di pertanggung jawabkan dengan memprsentasikam hasil karyanya dihadapan para penguji.

Sidang TA ini di ikuti oleh sekitar 113 Mahasiswa. Dan di bagi sesuai dengan jurusannya. Jurusan Multimedia sebanyak 44 Mahasiswa, Desain Grafis sebanyak 43 Mahasiswa, Program Animasi sebanyak 11 Mahasiswa, dan Programming sebanyak 16 Mahasiswa.

Dari semua jurusan tersebut Mahasiswa di hadapkan kepada 8 penguji, masing-masing jurusan ada 2 penguji. Dalam menghadapi sidang Tugas Akhir ini, mereka harus siap dari segala aspek, mental
Jurusan Multimedia sebanyak 44 Mahasiswa, Desain Grafis sebanyak 43 Mahasiswa, Program Animasi sebanyak 11 Mahasiswa, dan Programming sebanyak 16 Mahasiswa.

Dari semua jurusan tersebut Mahasiswa di hadapkan kepada 8 penguji, masing-masing jurusan ada 2 penguji. Dalam menghadapi sidang Tugas Akhir ini, mereka harus siap dari segala aspek, mental, kecekatan, serta keseriusan dan kesiapannya dalam mempertanggung jawabkan Tugas Akhirnya.

“Para mahasiswa yang mengikuti sidang tugas akhir ditahun 2018 ini bukan hanya mampu saat membuat karya di Tugas akhir ini saja, namun diharapkan kelak ketika terjun ke tangah masyarakat para santri MA ZAHA atau mahasiswa prodistik MA ZAHA bisa membuka lapangan kerja sendiri dengan keahlian masing-masing”. Ujar Ketua Prodistik MA ZAHA Genggong Ustadz Ahmad Muhibbul Firdaus, S.Pd.I

Duta Kominfo MA ZAHA saat menghubungi Kepala Madrasah melalui Telegram untuk meminta pendapatnya tentang ujian tugas akhir ini, “Tentunya, kami sangat berharap inovasi-inovasi yang telah di buat oleh Mahasiswa – Mahasiswi Prodistik semester akhir ini bisa memberi warna perkembangan ilmu tekhnologi di sekolah tingkat menengah ke atas, meskipun status mereka sebagai santri aktif yang hidup di Pesantren, namun urusan pengetahuan sains dan tekhnologi jangandi pandang sebelah mata, mereka telah membuktikan beberapa bulan lalu, dengan membawa banyak piala kemenangan untuk mengisi lemari piala di Madrasah. Ini membuktikan bahwa mereka layak bersaing di tingkat kabupaten bahkan di tingkat provinsi”. Tutup Kepala Madrasah.

Duta Kominfo : FIRMANSYAH FUJI HARDIONO

Editor : Admin Madrasah