MA. ZAHA 1 Genggong memberikan reward, bagi santri prestasi dan berakhlakul karimah

Pajarakan – Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong, pada tahun pelajaran 2016-2017 ini akan  menerapkan absensi “fingerprint”, hal tersebut disampaikan oleh KH. Ahsan Maliki, S.Sy selaku Kepala Madrasah “ Tahun ini, kita akan memakai absen sidik jari yaitu Fingeprin, hal ini untuk mengetahui kehadiran para santri (Peserta didik), dan juga agar wali santri dapat memantau kehadiran anaknya di madrasah”. Hal tersebut disampaikan pada rapat sosialisasi program tahun pelajaran 2016-2017 hari ini, Ahad 7/8 di ruang guru.

Absensi `fingerprint`tersebut digunakan, karena tahun ini pula Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong akan memberikan reward (penghargaan) kepada para santri yang berprestasi. “ Reward itu bisa berupa bebas biaya 100 % dalam 1 tahun pelajaran, tentunya, penghargaan itu akan diberikan jika memenuhi syarat, selain prestasi dalam pelajaran, kami juga mengedepankan akhlak bagi calon penerima reward tersebut.”  Tegasnya nun alex.

Tentunya. Penghargaan tersebut untuk memberi motivasi bagi segenap santri diberbagai kelas dan jurusan. Yangmana MA. Zainul Hasan 1 Genggong memiliki sekitar 820 santri dengan 30 rombel, penghargaan itu akan diperoleh para santri secara kompetisi dan kesemangatan.         “ Penghargaan itu, guna mendorong santri untuk lebih giat lagi dalam belajar di Madrasah ini”, ungkapnya Ustadz Zaini, S.Hi selaku kesiswaan.

Sementara itu, Pembantu Kepala Madrasah (PKM), Ustadz Solihin, S.Hi menyampaikan bahwa, tahun ini telah membuka program menghafal Al Quran, namun khusus pada program IAI (Ilmu Agama Islam) putri. “ Program Tahfidzul Qur’an ini, hanya untuk kelas X pada program IAI putri saja, untuk tahun depan, insya Allah kita terapkan diputra juga” ujarnya saat menyampaikan program kurikulum MA. Zainul Hasan 1 Genggong.

Selain Kepala Madrasah dan segenap PKM, hadir pula Nun Ahsan Habibi Fillah putra Almukarrom KH. Moh. Hasan saiful Islam yang akrab disapa Nun Alba bersama para asatidz-astidzah. (*hen)

 

 

 

 

Pemilihan ketua Osis Masa khidmat 2014-2015

PAJARAKAN- Pemilihan ketua OSIS putri MA Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, masa khidmat 2014-2015 digelar Selasa (2/9) siang. Hasilnya, Faiqotun Nazila siswa kelas XI IPA1, menang telah dengan 163 suara.
Perolehan suara Faiqotun, disusul oleh Rizkiyah dari kelas XI IPS1 yang mendapatkan sebanyak 101 suara. Berikutnya, ada Hafifatur Rafiah dari kelas XI IPS II yang berhasil mengantongi 68 suara. Dukungan tertinggi ke empat diperoleh oleh Nurul Istiqomah dari kelas XI IAI dengan 56 suara.
Sedangkan Kartini Kusuma Dewi dari kelas XI IPA1, mendapatkan dukungan 23 suara; Risalatin Nisak, teman sekelas Kartini Kusuma Dewi mendapatkan 14 suara. Shofia Naisa dari kelas XI IPA II, hanya dapat 13 suara. Disusul teman sekelasnya, Titik Muzayanah yang mendapatkan 7 suara; dan Nurul Kholidia 4 suara.
Berikutnya, ada Khomsiah dari kelas XI IPS II dengan 3 suara; dan paling buncit dihuni oleh Nur Khofifah, yang juga dari kelas XI IPS II dengan 2 suara. Sedangkan suara yang tak ada 34 suara. “Pelantikan, insya Allah akan dilaksanakan pekan keduan bulan ini,” ujar Moh. Hendra. (*)MA. ZAHA 3

MA. Zainul Hasan 1 Genggong, berbagi berkah kepada tukang becak

Pajarakan: Madrasah Aliyah Zainul hasan 1 Genggong,  selasa, 12/08. Melaksanakan rangkaian akhir Masa Orientasi Santri (MOS) Tahun 2014. Adapun rangkain saat ini adalah memberikan santunan kepada para tukang becak yang berada di lingkungan jalan raya pajarakan. Dalam acara tersebut, dihadiri oleh ustad A. Taufiq selaku wakil dari kepala Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong, selain itu, turut hadir  dalam acara tersebut Ustad Gatot, Ustad Muhammad Hendra, ustad didik, ustad mukhlas dan segenap pengurus osis dan peserta MOS 2014.

Para tukang becak, merasa bahagia karena telah mendapatkan rizki yang tak terduga dari santri Genggong. “Guleh mator kesoon ustad, nekah acara begus, mogeh-mogeh genggung tambah bejreh ben santrennah sukses kabbi” ujarnya kepada Ustad Muhammad Hendra.

Menurut keterangan dari Ustad Gatot selaku ketua PSB, acara baksos ini baru dilakukan tahun ini di pajarakan kepada tukang becak, kalau tahun-tahun kemarin diberikan kepada masyarakat sekitar Pesantren Zainul Hasan Genggong. Sedangkan untuk peserta MOS putri diberikan kepada anak yatim Yayasan Zainur Rahmah Pesantren Zainul Hasan Genggong tetap hingga tahun ini, adapun pemberianya akan dilaksanakan nanti sore. (1100-senyum)