Arsip Kategori: Berita

MA Zainul Hasan 1 Genggong Gelar Buka Puasa Ramadhan 1439 H

GENGGONG: Dalam rangka mempererat tali silaturrahim antar guru, Kepala Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong mengundang segenap para guru untuk berbuka puasa Ramadhan 1439 H.

Acara yang dilaksanakan di halaman Kantor MA Zainul Hasan 1 Genggong itu sekaligus memperingati Haul Almarhumah Nyai Hj, Himami Hafsyawati dan As Sayyid Prof. Dr. Muhammad bin Sayyid ‘Alawi bin Sayyid ‘Abbas bin Sayyid ‘Abdul ‘Aziz al-Maliki al-Hasani al-Makki al-Asy’ari asy-Syadzili.

Hadir dalam kesempatan tersebut Almukarromah Nyai Hj. Washifah Jannati, Nun Hassan Ahsan Malik (Nun Alex), Nun Ahsan Habibifillah (Nun Alba), segenap pimpinan, karyawan, guru beserta keluarga.

TOTALITAS: Nun Alex saat memimpin acara haul

Kepala Madrasah Nun Hassan Ahsan Malik menyampaikan bahwa acara tersebut dilaksanakan guna untuk menyambung silaturrahim antar guru dan memperingati Haul Nyai Hafsyah dan Abuya sayyid ‘Alawi.” Semoga kita mendapatkan barokahnya,” tutur putra K.H. Moh. Hasan Saiful Islam saat membuka acara. Rabu, 6/6/2018.

Acara buka bersama tersebut mendapat respon positif dari guru, pasalnya tahun ini mengundang keluarga guru. “ Alhamdulillah, acara buka bersama kali ini terasa beda, karena keluarga guru juga diundang.” Tutur Ustadz Badrus Sholeh guru TIK yang membawa dua putranya.

MUMTAZ: Para guru saat melakukan Shalat Taraweh

Acara silaturrahim dan buka puasa Ramadhan 1439 H keluarga besar MA. Zainul Hasan 1 Genggong diakhiri dengan shalat tarawih yang diimami oleh Nun Hassan Ahsan Malik. (dra)

MA Zainul Hasan 1 Genggong membangun ekonomi syariah, tahu teroris pun dijual

GENGGONG: 14 Mei 2018 waktu yang singkat tidak menjadi penghalang bagi santri putri MA Zainul Hasan 1 Genggong untuk ikut mengisi kegiatan rutinitas OSIS putri pada akhir semester yang disebut dengan kegiatan SENSASI MUMTAZ (Semarak Santri Berkreasi). Kegiatan yang diadakan selang beberapa hari setelah ujian ini merupakan kegiatan untuk melatih kreatifitas santri, selain itu kegiatan ini juga sebagai bentuk pembelajaran dan pengenalan kepada santri tentang dunia bisnis dan daya saing dalam berdagang, kegiatan ini juga sebagai sarana membangun ekonomi ala santri yang mana dapat menjadi bukti bahwa santri bisa dalam segala hal termasuk berbagai bentuk kegiatan tataboga dan kekreatifan yang dikemas dengan pasar santri yang terdiri dari beberapa lapak sesuai dengan masing-masing kelas.

BUKTI: Salah satu lapak peserta Sensasi Mumtaz

Menu yang disajikan oleh masing-masing lapak sangat beragam dari makanan tradisional seperti rujak dan makanan modern seperti orgo dan lain sebagainya. Nama dari setiap makanan sengaja dibuat unik dan lucu untuk menarik minat beli para pengunjung, salah satunya adalah tahu teroris yang merupakan menu andalan dari kelas X IAI 1. tahu ini sangat menarik diburu oleh santri, selain namanya yang unik, rasanya juga nikmat dan gurih.

MUMTAZ: Nun Alex saat melepas balon sebagai tanda dibuka acara Sensasi Mumtaz 2018

Pemenang lapak dinilai dalam segi terkreatif dan terlaris, yang dimenangkan oleh kelas X IAI 1 sebagai lapak terlaris dan XI IPA 2 sebagai lapak terkreatif.

KREATIF: Tahu teroris hasil karya santri MA. ZAHA

Hal ini terbentuk karena dasar kepribadian santri yang terbiasa hidup mandiri sehingga dagangan yang dijual murni buatan tangan santri sendiri. “Kami senang dengan kegiatan ini, karena kegiatan ini bisa menjadi ajang refresh otak setelah seminggu menjalani ujian kenaikan kelas, selain itu kegiatan ini dapat meningkatakan kekompakan dalam menciptakan  berbagai kekreatifan dalam makanan ataupun kerajinan tangan.” tutur Nabila Nur Aini, santri dari kelas X IPA 2 yang tampak paling semangat dalam mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh kepala Madrasah Aliyah Zainul Hasan Genggong Nun Hassan Ahsan Malik dengan pelepasan balon, juga sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh santri di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pesantren Zainul Hasan Genggong dikarenakan kegiatan ini mempunyai sinergi yang positif sebagai kontribusi besar untuk Pesantren Zainul Hasan baik santri Madrasah Aliyah sendiri maupun santri dari lembaga lain.

BUKTI: Nun Hassan Ahsan Malik saat membuka acara

Kegiatan yang berlangsung di Halaman Pesantren Zainul Hasan Genggong ini mendapatkan dukungan penuh dari Nun Alex (sapaan akrabnya-red), pasalnya beliau mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membentuk kekreatifan santri, “Apapun bentuk aspirasi santri yang bernilai positif dan  bisa menjadikan madrasah aliyah terus berkembang sesuai dengan minat dan bakat dari santri, maka 1000% kami dukung dan insyaallah akan kami programkan  demi membentuk madrasah yang mumtaz hebat dan bermartabat.” Kata putra K.H. Moh. Hasan Saiful Islam ini saat membuka acara tadi.

Sementara menurut Sinta Nuriyah, kegiatan Sensasi Mumtaz ini untuk membangun ekonomi santri dan menuju ekononi syariah, “ InsyaAllah dengan kegiatan ini, santri bisa mempraktekan jual beli, toh walaupun ini hanya sekedarnya saja“. ujar ketua Osis Putri Masa Khidmat 2018-2019.

SEMANGAT: Kepala Madrasah bersama pembina dan pengurus osis putri

Dewan juri pada kegiatan yang dilaksanakan di halaman pesantren Zainul Hasan ini antara lain Rudianto dari Radar Bromo Jawa Pos, Babul Arifandi dari Kompas TV dan ustadz Mohammad  Hendra selaku pembina osis sekaligus admin website MA. Zainul Hasan 1 Genggong. (Reporter :Maryam/Fara)

Santri MA ZAHA Mengadakan Kegiatan Di PPLH Seloliman Trawas Mojokerto

GENGGONG– Salah satu persyaratan kelulusan dari santri kelas XII Program IPA-IPS harus mengikuti rangkaian kegiatan wajib yaitu Program Studi Lanjut (PSL), program ini sudah rutin dilaksanakan setiap akhir tahun di madrasah yang dipimpin oleh Nun Hassan Ahsan Malik setelah mengikuti rangkaian Ujian Akhir Madrasah (UAM).

Pada tahun pelajaran ini (2017-2018-Red) tetap seperti tahun kemaren yang bertempat di Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Seloliman Trawas Mojokerto dengan mengambil tema “PENGENALAN LINGKUNGAN BERBASIS PRODUK”. Kegiatan ini diikuti seluruh santri yang pelaksanaannya berbeda antara putera dan puteri yaitu mulai tanggal 15-17 April 2018 untuk putera dan tanggal 20-22 April 2018  untuk puteri.

Sekitar 212 santri yang terbagi dalam 2 gelombang sangat antusias mengikuti program ini, dimulai dari pembekalan sampai proses pembuatan produk. Seluruh santri harus mengikuti rundown kegiatan yang sangat padat sekali. Dihari pertama mereka di ajak observasi atau pengenalan lingkungan, apa itu  Visi Misi PPLH serta  diajarkan bagaimana seluruh siswa untuk  menghasilkan produk, untuk program IPA materinya pertanian organik prakteknya membuat MOL ( Mikro Organisme Lokal )  dan Pupuk Cair Organik yang bermanfaat untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dll ,sedangkan program IPS materinya pengolahan sampah anorganik  yang bisa menghasilkan sebuah karya yang bernilai ekonomi yaitu pembuatan souvenir. Di hari kedua mereka harus mengikuti kegiatan Outbond  serta jelajah malam.

Dan dihari ketiga mereka harus mengikuti kegiatan Jelajah Alam Seloliman ( jelajah hutan + sumber air dan Susur sungai ) dan terakhir makan siang di pinggir sungai dengan menu sehat yang di bungkus daun pisang.

Pihak PPLH Seloliman  bersama kru yang sudah handal sangat profesional sekali dalam membina siswa MA Zainul Hasan 1 Genggong. Sehingga pelaksanaanya sangat memuaskan. Diharapkan kegiatan ini dapat menggugah siswa MA ZaHa 1 Genggong untuk cinta dan peduli terhadap  lingkungan serta dapat membekali siswa untuk membuat produk yang bermanfaat demi masa depan dan  lingkungan disekitarnya

MA ZAHA 1 Genggong sudah menjalin kerjasama dengan pihak Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup ( PPLH ) Seloliman  Trawas  Mojokerto selama 5 ( lima ) tahun dan manfaatnya sangat yang sangat besar dalam memberikan bekal keilmuan dalam bidang lingkungan hidup. (admin)