Hari ke-2 MOSBA 2018, Semangat Memuncak

GENGGONG: Memasuki hari kedua, Selasa 17 Juli 2018 para peserta MOSBA tetap mengikuti rangkaian kegiatan dari pagi seperti biasa. Memulai hari dengan registrasi peserta, sholat dhuha berjamaah ,dan apel pagi bersama panitia. Hanya saja, pagi ini akan ada beberapa kegiatan yang berbeda dengan kemarin.

Kegiatan hari ini benar-benar indoor, para peserta akan diberikan beberapa pemaparan seputar kepesantrenan, kesiswaan dan beberapa selingan yang diisi dengan permainan dan pengenalan atau pelatihan lagu mars pesantren dan madrasah yang bertujuan agar para peserta MOSBA tidak merasa jenuh selama kegiatan hingga siang nanti.

Tepat pukul 07:30, Ustadz Ahmad Taufiq selaku wakil kepala madrasah bidang Humas memaparkan info kepesantrenan secara meluas, mulai dari sejarah awal bedirinya pesantren, kekhalifahan yang sudah berubah sebanyak 4 kali hingga sekarang, dan berbagai tingkat lembaga di bawah nangungan Pesantren Zainul Hasan Genggong dengan prestasi masing-masing. Para peserta mendengarkan secara seksama dan sesekali mencatat point-point yang dianggap penting dengan menggunakan buku dan alat tulis yang telah disediakan oleh panitia

Hari ini, Madrasah Aliyah kedatangan tamu spesial, sesaat setelah Ustadz taufiq selesai memaparkan informasi seputar kepesantrenan, ustadz Dr Abdul Aziz Wahab M.Ag selaku Kepala biro pendidikan pesantren menyempatkan diri menghadiri kegiatan MOSBA hari ini di lantai 3 gedung at-Tachriliyah untuk menyampaikan motivasi dan tips menjadi santri atau pelajar sukses, beliau menggunakan waktu sekitar 30 menit untuk menceritakan pengalaman hidupnya selama di Genggong, pendapatnya tentang pemuda masa kini, memotivasi peserta untuk terus belajar menjadi santri yang berprestai dan berakhlaq yang baik, benyanyi bersama, dan sesekali beliau mengingatkan para peserta tentang begitu mulia dan besarnya jasa orang tua dan guru, kalimat-kalimat beliau berhasil memotivasi dan meningkatkan semangat mereka menjalani masa nyantri, bahkan tidak sedikit dari mereka yang terharu dan menetaskan air mata akibat terhipnotis dengan kata-kata ketua umum DPP Tanaszaha ini.

Kegiatan dilanjutkan dengan informasi seputar kesiswaan yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zaini Zainuri S.HI selaku wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, beliau memaparkan lengkap kode etik santri, tata tertib santri MA Zainul Hasan dan berbagai sarana pengembangan bakat diri yang disediakan sebagai jembatan bagi santri yang ingin menggali lebih dalam potensi yang dimiliki. “khusus tahun ini, pengembangan bakat santri yang pihak madrasah sediakan berbasis AKSIOMA (Ajang Kreasi Santri MAdrasah) dengan tujuan untuk mempermudah pengutusan santri dalam mengikuti event atau lomba yang diadakan tingkat kabupaten maupun provinsi. Apapun bakat dan kemampuan yang kalian ingin gali, kami siap mendukung! Kami siap menyediakan sarana yang mempermudah langkah santri mencapai mimpinya! Saya pastikan, pilihan kalian untuk masuk MA ZAHA tidak salah! Kalian tidak akan kecewa!” tutur ustadz yang akrab disapa Ustadz Zain ini.

 Sebagai selingan, para panitia mengajak peserta untuk menyanyikan yel yel bersama, menyanyikan lagu mars pesantren dan madrasah serta bermain game. Setelah suasana mencair  dan peserta siap menerima materi lagi, kegiatan di lanjutkan dengan info program studi yang disampaikan oleh Ustadz Sholihin, M.HI dan Ustadz Muhibbul Firdaus, S.Pd.I . Beliau dipercaya untuk menyampaikan informasi seputar program studi dan program unggulan MA Zainul Hasan. Osis/dra.

Tinggalkan Balasan