Nun Alex, Mosba 2018: Tata niat dengan baik

GENGGONG: Memulai hari dengan sesuatu yang positif menjadi hal yang berusaha selalu diistiqomahkan setiap hari selama kegiatan Mosba berlangsung, kegiatan yang sudah dibiasakan sejak dulu ini tetap dilestarikan hingga saat ini. Tepat pukul 06:00 seluruh peserta MOSBA melaksanakan kegiatan sholat dhuha berjama’ah di lantai 3 gedung At-Tachriliyah. Selain itu juga telah dibacakan sholawat nariyah sebanyak 346 kali yang dibacakan oleh peserta MOSBA untuk memulai rangkaian kegiatan hingga sore nanti.

Perjuangan melawan terik panas matahari tidak mengurangi semangat mereka untuk terus mengikuti rangkaian kegiatan hari ini. Mereka mengikuti acara pembukaan MOSBA bersama panitia PPDB dan OSIS dengan sangat khidmat. Kedisiplinan dan kekonsistenan para peserta MOSBA dapat dilihat dari ragam warna kerudung yang mereka kenakan, masing masing kelompok, tampak kompak dengan warna yang seragam sesuai ketentuan yang telah di tetapkan panitia OSIS

Hentak langkah kaki para peserta MOSBA menjadi alunan irama tersendiri yang menghiasi suasana di halaman pesantren pagi ini. Semangat mereka tak akan tertandingi dengan rasa lelah yang mereka rasakan, meskipun sekian lama mengikuti pembukaan MOSBA dan harus langsung beranjak pada kegiatan selanjutnya, yakni PBB (Pelatihan Baris Berbaris). Panitia sengaja mengundang bapak Syahri Romadlon yang merupakan anggota TNI koramil Pajarakan sebagai pembina kegiatan tersebut.

Setelah melaksanakan 2 kegiatan outdoor, para peserta diajak untuk menempati kembali lantai 3 gedung at-Tachriliyah untuk mengikuti kegiatan indoor yang diisi langsung oleh kepala Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong Nun Hassan Ahsan Malik yang juga merupakan ashabul bait pesantren ini dipandang mampu menyampaikan wawasan kepesantrenan secara global, baik dari latar belakang pesantren sendiri atau cikal bakal dan latar belakang MA Zainul Hasan.  Sambutan hangat dari kepala madrasah tergambar dari motifasi dan solusi yang beliau berikan kepada peserta MOSBA. Beliau juga menghimbau para peserta MOSBA untuk menata niat sebelum melangkahkan kaki lebih jauh. “ Kalian mencari ilmu disini tata niat dengan baik,” pungkasnya.

Acara berakhir pukul 13:00 Wib dengan diakhiri makan bersama yang bertujuan untuk menambah rasa kekeluargaan antar peserta MOSBA dengan harapan perbedaan program yang ada tidak menjadi alasan terjadinya perpecahaan, namun seharusnya menjadi ajang pemicu semangat mereka untuk terus berjuang dan berkarya membawa nama baik Madrasah Aliyah Zainul Hasan sebagai madrsah yang mumtaz hebat bermartabat. Osis/dra.

Tinggalkan Balasan