Ustadzah: Mungkin Lomba ini yang tidak dimiliki oleh sekolah lain

GENGGONG –Madrasah Aliyah Zainul Hasan  1 Genggong merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berada di naungan Yayasan Pendidikan Pesantren Zainul Hasan Genggong terus melakukan terobosan-terobosan dalam mewujudkan mencerdaskan anak bangsa, terbukti madrasah yang dipimpin oleh cucu almarhum K.H. Hasan Saifouridzall itu mengadakan Musabaqah Tathbiqil Khitobah (Mustak) II pada Selasa-Rabu (17-18/4/2018) lalu.

Kepala MA Zainul Hasan 1 Genggong Nun Hassan Ahsan Malik mengimbau agar semua santri MA senantiasa belajar dan membiasakan diri berbahasa arab setiap hari. “Praktik adalah suatu hal yang paling penting dalam pembelajaran bahasa,” tutur pria yang akrab disapa Nun Alex.

MUMTAZ: Berikut jenis Musabaqoh yang tertera dipentas utama

Ada 9 jenis lomba yang diikuti oleh santriwati. Yakni khitobah, qisshotul arabiyah, syi’ir, ghina’ mufradat, yel-yel, kuni mumtazah, insya’, muhawwarah, dan majalah al-jidariyyah.

Musabaqoh diikuti 53 santriwati itu terdiri dari kelas X dan XI MA Zaha 1 yang berorintasi terwujudnya kompetisi ilmiah antar santri. Mereka dibagi menjadi 5 kelompok. Setiap kelompok menampilkan kemampuan berbahasa Arab yang memukau.

TOTALITAS: Para pemenang saat foto bersama asatidz

Kelompok 1 dipimpin oleh Isma Nuriyah, kelompok 2 dipimpin oleh Nur Hidayati, dan kelompok 3 dipimpin oleh Ida Ayu Alifiyah Hasan. Selanjutnya, kelompok 4 dipimpin oleh Siti Maulida dan kelompok 5  dipimpin oleh Evi Sri Hayati. Setiap ketua kelompok merupakan santri kelas XI yang pada tahun sebelumnya telah berpengalaman mengikuti kegiatan yang sama.

Salah satu pemenang yang berhasil membawa pulang 2 piala sekaligus adalah Jinani Firdausi As’ad dari kelompok 1. Santri yang gandrung dengan pelajaran Bahasa Arab ini berhasil memenangkan lomba khitobah dan syi’ir arab.

Selain itu Yati Aminah Hasan. Anggota kelompok 4 ini berhasil menjadi pemenang kedua lomba khitobah. Sementara anggota kelompok 2 yang bernama Milandzi Aziziyah, menjadi juara 2 lomba syi’ir arab.

Pada lomba qisshoh arab, Silvy Yonia Putri dan Azimatul Alya berhasil menjadi juara pertama dan kedua. Selanjutnya, lomba cerita berbahasa arab dimenangkan oleh Himayatul Usna sebagai juara pertama dan Evi Sri Hayati sebagai juara kedua. Sementara lomba kuni dimenangkan oleh Galih Nabila Salma dan Himayatul Husna.

Selanjutnya lomba muhawaroh yang dimenangkan oleh kelompok 2 dengan penampilan bertema “cinta membuat buta” sebagai juara pertama. Sementara kelompok 4 tampil sebagai juara kedua setelah menampilkan karya bertema “anak durhaka”.

Berikutnya ada lomba yel-yel yang dimenangkan oleh kelompok 2 dan kelompok 1. Sementara lomba ghina mufrodat dimenangkan oleh kelompok 1 dan kelompok 4. Terakhir, lomba majalah Al-jidariyah berhasil dimenangkan oleh pengurus LPBA putri yang mengusung tema hari santri nasional sebagai juara 1.

Ustadzah Siti Dzurrotim Muchlisoh selaku Pembina Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) MA Zaha putri mengatakan, juara umum atau kelompok peraih juara terbanyak adalah kelompok 1 yang dipimpin oleh Isma Nuriyah. Sementara kelompok terkompak adalah kelompok 4. “ Mungkin, lomba seperti ini yang membedakan MA Zainul Hasan dengan sekolah lainya”. Ujar ustadzah yang akrab disapa Muchlisoh sembari tersenyum. (Reporter: Siti Maryam/osis)

Tinggalkan Balasan