Pesan Nun Alex kepada Pengurus Osis 2017-2018

Pajarakan :  Shinta Nuriyah selaku ketua osis terpilih pada pemilu tahun 2017 itu resmi dilantik oleh KH. Ahsan Maliki, S.Sy selaku kepala Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

KH. Ahsan Maliki, S.Sy mengharap kepada pengurus osis yang baru untuk melanjutkan Program –program yang belum jalan namun program yang sudah bagus harus tetap dijalankan, terutama kegiatan malam selasa dan malam jum’at. “Kegiatan itu sangat bermanfaat bagi santri, bahkan kami dari pihak madrasah menilai kegiatan itu sangat baik” kata kiai yang punya nama lain Nun Hassan Ahsan Malik dalam sambutannya seusai melantik kepengurusan Osis Putri MA. Zainul Hasan Genggong  masa khidmat 2017-2018 kemarin, Kamis (28/9/2017) di halaman Pesantren Zainul Hasan Genggong.

Teken: kepala Madrasah saat menandatangani berita acara pelantikan kepengurusan osis masa khidmat 2017-2018

Lanjut Nun alex meminta kepada santri untuk selalu belajar, agar menjadi bekal kelak di masyarakat setelah selesai menimba ilmu di pesantren, “Jalankanlah amanah dengan  baik jangan buat berat, amanah kalau difikir berat maka program atau kegiatan tidak akan jalan, yang penting ingat visi dan misi osis serta tujuan”. Pintanya cicit Almarhum KH. Moh. Hasan.

Shinta menang telak di pemilihan ketua osis putri, santriwati  dari kelas XI IPA  mendapatkan dukungan 282 suara, sedangkan Zuhrotul Maryam dari kelas XI IAI mendapatkan 160 suara. Sementara Izza Afkarina dari kelas XI IPS mendapat 21 suara. Sementara suara tidak sah sebanyak 20 suara Sehingga Shinta Nuriyah terpilih menjadi ketua Osis Putri masa khidmat 2017 hingga 2018.

Selesai: Lia (jas hijau) melihat tandatangan berita acara ketua osis terpilih masa khidmat 2017-2018

Acara yang berlangsung sejak pukul 07.30 Wib tersebut diawali dengan menyanyikan lagu semangat Osis karya pembina osis yang dibawakan oleh tim paduan suara yang dibentuk oleh Osis masa khidmat 2016/2017 membuat prosesi pelantikan membawa susana yang penuh dengan syahdu.  Selain Kepala Madrasah Aliyah Zainul Hasan Genggong, hadir pula segenap wakil kepala dan segenap asatidz-astidzah bersama ratusan santriwati MA. Zainul Hasan Genggong.

Prosesi pelantikan tahun ini beda dengan tahun sebelumnya, pasalnya, pada pelantikan tahun ini juga dilakukan penyerahan LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) oleh ketua Osis Huzaimatul Hilalia selaku ketua osis 2016-2017, LPJ tersebut diserahkan kepada kepala madrasah dengan diiringi lagu Hymne Madrasah oleh tim paduan suara osis putri MA. Zainul Hasan 1 Genggong.

Menurut pembina osis Mohammad Hendra, LPJ sengaja diserahkan saat prosesi pelantikan agar menjadi motivasi bagi pengurus selanjutnya, bahwa semua program dan kegiatan akan dimintai pertanggung jawaban kelak diakhir jabatan. “ Nah, saat ini merupakan akhir jabatan pengurus osis, jadi LPJ perlu diserahkan kepada kepala Madrasah, karena dipelantikan ini mereka awal melaksanakan amanah yang telah mereka terima”. Ucapnya pria yang memiliki akun facebook Hendra senyum.

Lanjut Hendra, bahwa pembuatan LPJ ini sebenarnya salah satu pendidikan karakter dalam berorganisasi, semua yang kita lakukan pasti akan dimintai pertanggung jawaban, apalagi dana kegiatan osis ini merupakan dana dari santri putri  yang sekolah di madrasah ini. “ Pokoknya, wajib bagi osis membuat LPJ, apapun kegiatanya, agar terbiasa bertanggung jawab”.  Kata pria yang saat ini mengabdi di Madrasah Diniyah Takmiliyah (MADITA) Pesantren Zainul Hasan Genggong. (lia/yam/hen)

Tinggalkan Balasan