Santri MA. Zainul Hasan Genggong Uji Publik Baca Kitab Kuning

Kitab salaf tetap dijadikan pilihan utama

Pajarakan: Lantunan Shalawat yang sangat merdu dibawakan oleh Tim Hadrah Darut Tauhid terdengar dari GOR Damanhuri Romli Pesantren Zainul Hasan Genggong, Wali santri kelas XII MA. Zainul Hasan 1 Genggong berdatangan ke gedung tersebut, dikarenakan mengikuti acara Silaturrahim Wali santri kelas XII Tahun Pelajaran 2016/2017, Kamis 8/9.

photo_2016-09-10_15-13-46
  Hening: Wali Santri mendengarkan informasi madrasah

 

Selain ratusan wali santri yang hadir, KH. Ahsan Maliki, S.Sy selaku kepala madrasah juga hadir yang didampingi oleh segenap pembantu kepala madrasah serta ketua program yang berada dinaungan MA. Zainul Hasan Genggong.

Madrasah ini, tetap berkomitmen terhadap pendalaman kitab-kitab salaf ,program ini dikawal dan telah dilakukan oleh program tahqiq” Jelasnya Nun Alex sapaan akrabnya.

Alhamdulillah, madrasah sudah di lengkapi dengan CCTV ( Closed-circuit television ),  sebagai alat untuk memantau KBM, begitu juga kelas akan dilengkapi sound / pengeras suara, untuk sarana informasi ke kelas-kelas yang ada” .Tambahnya pria yang saat ini menjadi ketua LDNU Kota Kraksaan

Silaturrahim walisantri kali ini cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pasalnya ada penampilan uji publik membaca kitab kuning oleh santri yang mengikuti program tahqiq yang diketuai  Ustadz Fathurrozi, S.Pdi.

“Tanya jawab oleh wali santri seputar ilmu alat dan hukum menjadi tantangan nyata dan sebuah pengalaman bagi santri MA. Zainul Hasan Genggong, dengan adanya uji publik ini kami semakin semangat, Ujarnnya Ustadz Rozi panggilan akrabnya.

Dalam kesempatan tersebut, pembantu kepala madrasah bagian kurikulum memberikan laporan kepada segenap wali santri terkait dengan program khusus bagi santri kelas XII, “ Ada beberapa program yang harus diikuti oleh santri kelas XII yang diantaranya adalah praktek mengajar, praktek studi lapangan, sertifikasi bahasa dan Try out persiapan Ujian Nasional,” Jelasnya ustad Solihin, S.Hi dalam menyampaikan materi silaturrahim. (hen)

Hisyam terpilih, Huzaimatul Hilalia menang telak di Putri

Para Asatidz-asatidzah juga ikut memilih

PAJARAKAN- Pemilihan ketua OSIS putri MA Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo,  masa khidmat 2016-2017 digelar kamis (1/9) siang.

Hasilnya, M. Hisyamuddin siswa kelas XI IAI 2, menang dengan 93 suara.
Perolehan suara M. Hisyamuddin, disusul oleh Adiburrahman  dari kelas XI IPA 4 yang mendapatkan sebanyak 81 suara. Berikutnya, ada Calvin Ahmad dari kelas XI IPS 3 yang berhasil mengantongi 54 suara. Dengan hasil tersebut, Hisyamuddin terpilih menjadi ketua Osis MA. Zainul Hasan 1 Genggong putra masa khidmat 2016 hingga 2017.

photo_2016-09-04_12-57-15
                  Bukti : Asatidz-astidzah turut memilih

 

Sementara itu, diwaktu yang sama, Huzaimatul Hilalia menang telak di pemilihan ketua osis putri, santriwati  dari kelas XI IPA1 itu , mendapatkan dukungan 306suara; Indah Siti Nor, teman sekelas Huzaimatul Hilalia hanya mendapatkan 9 suara. Nur laily Karimah dari kelas XI IAI 1, dapat 102 suara. Sehingga Huzaimatul Hilalia terpilih menjadi ketua Osis Putri masa khidmat 2016 hingga 2017.

Dalam pemilu kali ini, para asatidz-astidzah juga diberi kesempatan untuk memilih para calon ketua osis, baik di putra maupun di putri.

Prosesi pelantikan kepengurusan osis baru akan dilaksanakan pada pekan ketiga bulan september.. “Pelantikan, insya Allah akan dilaksanakan pekan ketiga bulan ini, karena mereka saat ini menyusun lengkap kepengurusan bersama tim formatur,” ujar Muhammad Hendra, M.Pdi selaku Pembina Osis MA. Zainul Hasan 1 Genggong. (hen)

Silaturrahim Wali Santri Kelas XII, MA ZAHA.

Genggong – Ahad (27/08/17) bertempat di GOR Damanhuri Romli Pesantren Zainul Hasan Genggong, Madrasah Aliyah mengadakan rapat dalam rangka silahturrahim wali santri kelas XII yang mengangkat tema “Dalam kebersamaan kita ciptakan keutuhan keluarga dilingkungan MA Zainul Hasan 1 Genggong”. Sekitar 80% dari jumlah keseluruhan undangan wali santri yang hadir dalam pertemuan ini.

Kegiatan ini bermaksud memaparkan berbagai rancangan kegiatan santri kelas XII. Didalamnya berisi penyampaian dari waka kurikulum, sarana dan prasarana serta ketua program tahqiq dan prodistik. Rapat ini dianggap begitu penting mengingat program yang sangat padat ini harus di selesaikan dalam jangka waktu yang sedikit, hanya 8 bulan hari aktif, “Semua kegiatan ini harus selesai sebelum pelaksanaan Ujian Nasional yang diperkirakan jadwalnya bulan April tahun depan”. Ungkap Ustadz Sholihin Waka Kurikulum MA ZAHA.

Pada kegiatan ini santri dari kelas XII mendapat kesempatan unjuk diri bermodalkan ilmu yang telah mereka timba dari program unggulan yang mereka ikuti. Santri dari program tahqiq unjuk kemampuannya dalam berbahasa arab dengan menampilkan sebuah teaterikal dengan judul Nurud Dholam. Begitupula santri dari program prodistik, mereka unjuk diri dengan mempresentasikan produk/hasil dari masing-masing jurusan dan memaparkan prestasi-prestasi yang telah mereka raih, adapun jurusan-jurusan tersebut meliputi:Multimedia, Design Grafis, Animasi, dan Proggraming.

Semua yang ditampilkan dalam kegiatan ini sesuai dengan harapan kepala madrasah, beliau juga menghimbau adanya kerja sama antara guru dan wali santri dalam mendukung proses pembelajaran dan memelihara bakat, acara diakhiri dengan pemberian piagam dan beasiswa pada santri yang mendapatkan prestasi membanggakan yakni meraih juara 1 film pendek tingkat nasional yang diadakan oleh MUI pusat di Jakarta serta juara 1 sutradara film tingkat nasional di ajang yang sama, “Saya berharap madrasah Aliyah menjadi madrasah yang menghasilkan generasi multitalenta”tutur beliau. (far/yam/rid)