Semua tulisan dari MHD

MA Zainul Hasan 1 Genggong, Kembali Beprestasi

Genggong: Prestasi dan semangat santri Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo tak pernah pudar hal ini tidak lepas dari kerjasama dari setiap pihak sehingga menjadi faktor utama atas kesuksesan madrasah yang dipimpin oleh K.H. Ahsan Maliki, S.Sy dalam setiap lomba yang diikuti.

Terbukti atas adanya dukungan penuh dari kepala madrasah, dewan asatidz dan seluruh santri MA Zainul Hasan 1 Genggong kepada santri yang dipilih untuk mengikuti lomba pekan arabi yang dilaksanakan oleh Universitas Negeri Malang (UNM) hari Kamis- Senin, 13 – 17 September 2018 lalu .

Lomba yang diadakan selama sepekan ini memuat 9 cabang lomba berbasis bahasa arab diantaranya : Taqdimul qissoh, syi’ir, masrohiyah, kaligrafi, taqdimul akhbar, muhadhoroh ilmiah, baca kitab serta olimpiade bahasa arab.

Dari 9 jenis perlombaan yang diadakan, MA. Zainul Hasan 1 Genggong mengikuti 5 cabang perlombaan diantaranya, masrohiyah, taqdimul qisshoh, syi’ir, olimpiade bahasa arab dan baca kitab.

Alhasil, Madrasah yang di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pesantren Zainul Hasan Genggong berhasil menjuarai perlombaan masrohiyah sebagai juara 2 penyaji terbaik, harapan 1 lomba baca kitab serta harapan 2 lomba syi’ir.

Prestasi ini merupakan hasil kerjasama yang luar biasa dari segenap keluarga MA Zainul Hasan 1 Genggong, khususnya para guru yang telah membimbing para santrinya. (Reporter: Fara/Maryam/Dra)

SANTRI MA ZAINUL HASAN 1 GENGGONG, TARGET JADI PENULIS

PAJARAKAN: “Setelah kami amati tadi, Nun (panggilan putra kiai-Red) banyak memberikan pertanyaan kedua kandidat tentang adanya budaya literasi, Nun ingin santri Madrasah Aliyah mengembangkan bakat dalam dunia tulis-menulis, bagaimana penjelasanya Nun ?,” tanya jurnalis santri kepada kepala MA. Zainul Hasan 1 Genggong usai memberikan sambutan dalam debat terbuka dan pemilihan ketua Osis putri Masa Khidmat 2018/2019 Sabtu, 22/9/2018 tadi pagi.

Mendapat pertanyaan seperi itu, Nun Hassan Ahsan Malik menjawab bahwa dalam tiga tahun terakhir osis telah memprogramkan kegiatan bedah buku, yang saya nilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi santri, sehingga butuh upaya pengimplementasian dari program tersebut,”Sebenarnya pertanyaan-pertanyaan itu merupakan bentuk penawaran agar santri MA ZAHA memfokuskan diri terhadap pengembangan bakat dalam dunia tulis menulis,” jawabnya putra K.H. Moh. Hasan Saiful Islam.

Nun Alex juga menjelaskan bahwa kita harus menilik terhadap sejarah Genggong sendiri, sejak dahulu tidak pernah lepas dari dunia literasi seperti penulisan kitab oleh salah satu pengasuh pesantren Zainul Hasan Genggong diantaranta K.H. Moh. Hasan dan Nun Tuhfa, kini karya dua pengasuh itu dijadikan sebagai sarana dakwah dan pendidikan.

“Maka saya berharap kepada semua santri, khususnya santri Madrasah Aliyah sebelum lulus dapat mengarang atau menulis satu buku tentunya nanti akan dimbimbing dari gurunya,” pintanya Ketua LDNU Kota Kraksaan ini. (Reporter: Siti Maryam/Fara/Dra)

Pemilu,Nun Alex Milih Nomor 1 Atau Nomor 2?

PAJARAKAN– Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong hari ini, Sabtu 22/9/2018 melaksanakan kegiatan debat terbuka dan pemilihan Umum (Pemilu) ketua Osis Putri Masa khidmat 2018/2019 di halaman Pesantren Zainul Hasan Genggong.

Hasilnya, Izzatun Nauly santri kelas XI IPA terpilih menjadi ketua Osis Putri Masa Khidmat 2018/2019 dengan mengalahkan Jinani Firdausi As’ad kelas XI IAI.

Sinta Nuriyah ketua osis masa khidmat 2017/2018 menuturkan bahwa Izzatun Nauly dalam pemilihan ini meraih 303 suara, sedangkan Jinani Firdausi As’ad mendapatkan 158 suara sedangkan yang tidak sah sebanyak 12 suara.

“ Selamat ya kepada Izzatun Nauly atas terpilihnya, semoga bisa menjalankan amanah ini,” kata santriwati yang kini duduk di kelas XII IPA saat diwawancari oleh tim jurnalis.

K.H. Ahsan Maliki, S.Sy saat diwawancarai berharap kepada kandidat terpilih nantinya untuk dapat mendahulukan program prioritas yang membutuhkan banyak kinerja, baik program baru atau program lama yang ditambah sedikit warna dengan konsep acara yang lebih segar, “ hal terpenting harus memiliki jiwa kepemimpinan yang amanah, adil, visioner serta bertanggung jawab sesuai tema kegiatan hari ini, pastinya juga mampu mengimplementasikan visi dan misinya, “ pintanya Kepala MA Zainul Hasan 1 Genggong ini.

Dalam pemilihan ketua osis tahun ini, Nun Hassan Ahsan Malik (nama akrab kepala madrasah-Red) juga ikut mencoblos bersama para guru yang lain.

” Alhamdulillah, Pemilu osis tahun ini, Nun juga ikut mencoblos bersama para guru dan santri, sehingga para pengurus osis merasa senang dan bangga,” tutur Sinta Nuriyah ketua osis putri masa khidmat 2017/2018

Pemilu tahun ini diikuti oleh dua kandidat yaitu nama Jinani Firdausi As’ad dengan nomor 1, sedangkan nomor 2 atas nama Izzatun Nauly, sehingga menjadi pertanyaan besar bagi semua santriwati yang hadir, apakah Nun Alex itu memilih nomor 1 atau nomor 2?.                     ( Reporter : Maryam/Fara/Dra)