Semua tulisan dari MHD

Santri MA ZAHA Berangkat Upgrading, ini Doa Nyai Hj Dra Endah Nihayati Saifouridzall

KRUCIL: Suhu dingin yang khas dimiliki oleh daerah pegunungan tepatnya di desa Tambelang, kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, provinsi Jawa Timur tidak menurunkan semangat OSIS Putri MA Zainul Hasan 1 Genggong untuk melaksanakan Up Greading, dengan harapan OSIS Putri MA Zainul Hasan 1 Genggong memiliki jiwa pemimpin yang berkarakter dan ideal. pengurus OSIS mengikuti rangkaian kegiatan yang terbagi menjadi 2 sesi yaitu in door dan out door(outbond). Seluruh kegiatan dibimbing langsung oleh pembina osis yaitu Ustadz Muhammad Hendra, M.Pd.I

ACTION: Pengurus osis saat menerima materi dari narasumber

Kegiatan ini sengaja dilaksanakan diakhir jabatan sebagai bentuk refreash materi kepemimpinan yang sempat disampaikan di LDK pertama. Sebanyak 29 anggota Osis berserta pembina berangkat dari pesantren pukul 07.30 WIB dengan menggunakan mini bus. Perjalanan menuju pondok pesantren Zainul Hasan 2 menempuh waktu selama 2 jam. Wilayah yang merupakan peninggalan dari Alm. K.H. Hasan Saifouridzall, yang kini dikelola langsung oleh KH Yusuf menjadi lokasi yang dipilih untuk melaksanakan upgrading dengan tujuan mempererat tali silaturrahim dan sebagai bentuk perluasan pengetahuan untuk para pengurus Osis bahwa gerakan dakwah yang dilakukan  K.H Hasan Saifurridzal semasa hidupnya tetap dikenang dan semakin menyebar luas.

MANTAB: Narasumber saat memberikan materi

Keberangkatan pengurus OSIS tuk melakukan kegiatan itu diiringi dengan izin dan ridho dari Pengasuh Pondok Putri Pesantren Zainul Hasan Genggong Ny. Hj. Dra. Endah Nihayati Saifouridzall, sebelum keberangkatan beliau sempat berpesan pada supir untuk memeriksa seluruh bagian kendaraan, mengingat jalur menuju lokasi kegiatan menanjak dan berlobang. “ Semoga selamat dan sukses ya nak,” kata cucu K.H. Moh Hasan ini kepada para santri yang akan mengikuti kegiatan upgrading di Krucil.

Kegiataan Upgrading diawali dengan pemberian materi tentang kepemimpinan, manajemen, keorganisasian,  surat menyurat dan administrasi. Ustad Muhammad Hendra, M.Pd.I yang terkesan dengan kepribadiannya yang homoris  mampu membawakan materi dengan ringan sehingga mudah dipahami.” Hidup ini adalah tantangan dan setiap orang harus bisa menerima tantangan,” tutur ustad Hendra alumni MAK Zainul Hasan angkatan tahun 2005 ini.

Ketua Osis Sinta Nuriyah mengatakan bahwa dari seluruh rangkaian acara yang dilaksanakan oleh Osis putri, dapat menarik benang merah, bahwa beliau mengharap pengurus Osis MA Zainul Hasan 1 Genggong  harus memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh, inovatif, kreatif, visioner dan produktif serta bertanggung jawab. “Dan yang paling penting beliau mengatakan bahwa kesuksesan suatu organisasi dapat dilihat dari kesolidan dan sinergi antar pengurus dengan menjalin kebersamaan bukan mencari kesalahan pengurus yang lain” ucap santriwati asal Jember ini sembari tersenyum.

MELINGKAR: Ustadz Hendra saat memberikan materi Outbond
OUTBOND: Salah satu game teknik menggapai visi dan Misi organisasi

Kegiatan dijeda dengan sholat jum’at berjamaah, kemudian dilanjutkan kembali dengan kegiatan outdoor berupa Game-game yang sangat menyenangkan dan menarik, sehingga waktu 5 jam dengan kegiatan Game tidak terasa dengan terangkainya kegiatan yang begitu menarik dan menyenangkan. “Berkat kegiatan ini semua pengurus Osis merasakan  eratnya tali persaudaran, rasa kebersamaan, dan persatuan dalam berorganisasi, dan teman-teman minta diadakan lagi kegiatan ini karena begitu penting dan menyenangkan ” ujar shinta .  (ni/far/yam)

Nun Alex: MA Zainul Hasan 1 Genggong hadir untuk memberikan tarbiyah yang layak bagi generasi bangsa

Pajarakan: Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong adalah salah satu lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pesantren Zainul Hasan Genggong yang berada di desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Profinsi Jawa Timur.

Ditengah kemajuan dan ketatnya persaingan dunia pendidikan khususnya tingkat menengah atas, Madrasah yang didirikan pada tanggal tanggal 1 Februari 1968 M oleh K.H. Hasan Saifouridzall selalu membuat terobosan-terobosan baik secara akademik maupun non akademik.

Terbukti dalam dua tahun, madrasah yang dipimpin oleh cucu K.H. Hasan Saifouridzall Nun Hassan Ahsan Malik ini telah banyak menorehkan prestasi, baik prestasi akademik maupun non akademik, baik tingkat regional hingga nasional. Semisal juara 1 lomba film pendek Se-Indonesia yang diadakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat tahun 2017, bahkan salah satu santri MA Zainul Hasan berhasil mendapatkan juara 1 kategori sutradara terbaik dalam ajang lomba film santri tersebut.

Di tahun yang sama, Syafira munawaroh dahlan santri kelas X IAI berhasil meraih juara 1 Daiyah Se-Jawa Timur yang diadakan oleh Kapolda Jawa Timur. Sedangkan di tahun 2018, Madrasah yang dipimpin oleh Nun Hassan Ahsan Malik terus tak berhenti dalam meraih kemenangan yang dilakukan santri-santrinya, terbukti Jinani Firdausi As’ad santri kelas X IAI berhasil meraih juara 2 pidato bahasa Arab tingkat jawa Timur yang diadakan oleh Universitas Islam Malang (Unisma).

Kepala Madrasah K.H. Ahsan Maliki kepala Madrasah yang akrab disapa Nun Alex mengatakan bahwa salah satu dari amanah pendidikan yang tersebar dijagat raya Indonesia, Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong hadir untuk memberikan tarbiyah yang layak bagi generasi bangsa. Hal ini upaya untuk membantu meningkatkan kualitas akhlaq, pengetahuan dan ilmu tekhnologi.” Madrasah Aliyah terus berikhtiyar untuk memberikan khidmah (layanan-Red) terbaik untuk generasi penerus bangsa ini” tulis cicit almarhum K.H. Moh. Hasan ini di akun resmi telegram MA Zainul Hasan 1 Genggong.

Madrasah yang memiliki slogan MA ZAHA MUMTAZ ini, kini menerima siswa baru tahun pelajaran 2018/2019.  Gelombang pertama akan dibuka pada tanggal 21 Maret s/d 15 Mei 2018 dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 150.000, sedangkan gelombang kedua dibuka pada tanggal 16 Mei s/d 25 Juni 2018 dengan biaya pendafatarn Rp 200.000. Untuk lebih jelasnya bisa menghubungi nomor resmi MA. Zainul Hasan 1 Genggong yaitu 081331511991, atau bisa menghubungi panita, Ustadz Jamalul Lail: 0823331103145, Agus Surahman: 082236517179. (dra*)

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur Bangga Kepada MA. Zainul Hasan 1 Genggong

Pajarakan-Madrasah Aliyah Zainul Hasan (MA ZAHA) 1 Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo kembali melaksanakan wisuda program unggulan, Sabtu (03/03) kemarin. Tahun ini, ada tiga program unggulan yang diwisuda dengan jumlah total wisudawan sebanyak 190. Mereka di wisuda di GOR Damanhuri Romli, Pesantren Zainul Hasan Genggong.

Tiga program unggulan itu, adalah program pendidikan terapan bidang TIK atau Prodistik yang merupakan angkatan ke-4 dengan jumlah wisudawan 113, program Tahqiqu Qiroatil Kutub angkatan kedua dengan jumlah wisudawan 71 dan wisuda angkatan pertama pada program Tahfidzul Qur’an dengan 6 wisudawan.

Bukti: Kepala Madrasah saat mengukuhkan santri yang diwisuda

Kepala MA Zaha 1 Genggong, K.H. Ahsan Maliki, S.Sy mengatakan, program pendidikan terapan bidang TIK yang bekerjasama dengan ITS Surabaya dibuka untuk memberikan keyakinan dan kepastian kepada wali santri terkait masa  depan anak-anaknya. Sebab, selama ini banyak wali santri yang ragu akan masa depan depan anaknya setelah lulus dari madrasah.

“Lulus dari madrasah banyak yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi atau langsung terjun ke dunia kerja. Maka program pendidikan terapan bidang TIK ini diharapkan mampu menjadi jalan keluar,” ujar Nun Alex putra K.H. Moh. Hasan saiful Islam.

Bangga: Para santri yang di wisuda tahun 2018

Dalam program yang dibuka sejak 2012 lalu itu, MA Zaha 1 menyiapkan 4 program keahlian khusus atau jurusan. Yakni,  jurusan multimedia, programming, animasi dan jurusan desain grafis. “Dalam program ini juga ada pelatihan broadcasting, cinematografi dan video production. Siswa juga diberikan pelatihan android programming, serta pelatihan penerapan dan pengembangan teknologi tepat guna,” jelasnya.

Hasilnya, pada tahun 2017 kemarin, lima penghargaan tingkat Provinsi Jawa Timur berhasil diraih dalam ajang PROCOMMIT NG V.07 yang digelar ITS Surabaya. Yakni, juara 1 dan the best picture untuk iklan layanan masyarakat anti narkoba, iklan pendek terfavorit versi youtube, juara harapan 1 desain poster, serta best expression untuk lomba video animasi.

Sementara itu, program Tahqiqu Qiroatil Kutub yang bekerjasama dengan UIN Maliki, Malang tersebut merupakan wujud eksistensi MA Zaha 1 sebagai salah satu madrasah yang menjawab tantangan zaman tanpa melupakan identitas kesalafannya sesuai cita-cita luhur pendiri Pesantren Zainul Hasan Genggong.

“Program ini bertujuan mendalami kitab-kitab salaf secara tekstual dan konstektual demi tetap mempertahankan identitas pesantren salaf. Sementara untuk program tahfidzul qur’an, tahun ini adalah wisuda perdana. Program ini bekerjasama dengan jam’iyyatul qurro’ wal huffadz Kraksaan,” jelasnya.

Drs. H. I Wayan Syamsul Bahri, M.Pd.I, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur yang hadir dalam wisuda tersebut mengaku bangga dengan MA Zaha 1 Genggong. Sebab, merupakan madrasah yang unggul, berprestasi dan memiliki karakteristik berbeda. “Saya juga mengapresiasi karya-karya siswa dibidang TIK. Karya itu hadir tanpa mengurangi esensi madrasah,” katanya sembari meneteskan air mata saat memberikan orasi ilmiah.

Hadir K.H. Moh. Hasan Saiful Islam, K.H. Moh. Hasan Zidni Ilma, K.H. Moh. Hasan Naufal, S.Hi, Nyai Hj. Endah Nihayati bersama Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong lainya. acara wisuda itu juga dihadiri Dr. M. Faishol, M.Ag dari UIN Maliki Malang, M. Zainul Asrori, M. Si dan Tyas Ajeng Nastiti, M.Ds dari Prodistik ITS Surabaya. Serta, Dr. Abdul Aziz, M.Ag Kepala Biro Pendidikan Pesantren Zainul Hasan Genggong, Dan K.H. Abdul Qodir Manan dari jam’iyyatul qurro’ wal huffadz kraksan, H. Santoso, S.Ag, M.Pd Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo bersama Dr. Sugiyo, S.Kom. M.Pd Kasi pendidikan madrasah. (dra)